33 C
Semarang
Selasa, 4 Agustus 2020

Angkat Konsep Homy agar Pengunjung Betah

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

SEMARANG- Konsep kafe yang unik dan menarik kini bertambah di Semarang. Kali ini Sakatapat Group melakukan soft opening Ruang Kreatif dan Kopi bernama Makabana pada Senin (18/9) di Jalan Diponegoro No. 22B, Semarang yang mengangkat konsep homy pada sebuah kafe.

Operasional Manager Makabana, Debhi Herlambang  mengatakakan saat ini kafe lekat dengan konsep minimalis dan menjadi tempat foto yang instagramable. Hal tersebut ditampilkan melalui ornamen-ornamen pengisi kafe seperti kursi, lampu, dan ruangan yang terkesan unik dan simpel. Namun Makabana lebih fokus ke konsep homy atau lebih nyaman untuk para pelanggannya. “Nyaman yang dimaksud menjelaskan perbedaan Makabana dnegan kafe-kafe lainnya. Makabana memiliki pangsa pasar yang luas, segmentasinya diperuntukkan untuk semua kalangan,” katanya.

Ia menerangkan Makabana memiliki ruang untuk bersantai. Sementara ini Makabana juga menyediakan fasilitas 4 meeting rooms, suasana perkebunan, dan wifi  yang termasuk dalam unsur kenyamanan, sehingga bisa digunakan untuk berbagai aktivitas baik itu formal ataupun non formal.

“Sasaran pasarnya semua kalangan, jadi bukan hanya pesan kopi dan makan. Kami juga menyediakan tempat untuk rapat atau mengerjakan tugas bagi kalangan pengusaha, pekerja, dan mahasiswa yang membuat individu atau kelompok tersebut nyaman dan betah,” jelasnya.

Dari segi tata ruangan sendiri, segi interior masih didominasi meja dan ornamen kayu khas Eropa. Sementara untuk dinding lebih mengacu konsep unfinished. Untuk menu Makabana menawarkan kopi khas nusantara, walaupun kopi lokal ia yakin akan menghasilkan seduhan yang terbaik.

“Disini antara barista dan pelanggan bisa berinteraksi langsung, orang-orang yang ingin belajar membuat kopi bisa langsung mendapatkan kelas membuat kopi bersama barista. Setidaknya pembeli tidak hanya mencicipi kopi saja, tetapi juga dapat mengenal pembuatan kopi,” ujarnya. (den/mg47/mg46/ric)

Berita sebelumyaEkspor Jateng Meningkat
Berita berikutnyaBagikan 10 Ribu Dompet P3K

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Merapi Waspada, Pendakian Dilarang

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID - Letusan freatik Gunung Merapi, semakin intensif dalam dua hari ini. Setelah 3 kali letusan freatik Senin (21/5) dini hari pukul 01.25, disusul...

Tanam 8000 Bibit Bersama 1001 Pendaki di Lereng Merbabu

Berawal dari gempa bumi dan erupsi Gunung Merapi, sejumlah orang mendedikasikan dirinya menjadi sukarelawan sosial dan lingkungan. Salah satu komunitas peduli lingkungan ini, bernama...

Terus Sosialisasikan Program JKN-KIS

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Pemerintah Kota Salatiga memberikan sosialisasi JKN-KIS kepada 228 orang peserta dari unsur ASN yang terdiri dari unsur lurah dan camat serta...

Camat Bergelar Doktor Pertama

SEMARANG - Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia (Leprid) memberikan penghargaan kepada Camat Banyumanik Kukuh Sudarmanto Alugoro sebagai camat yang bergelar doktor pertama di Indonesia dengan IPK...

@HOM Beri Hadiah Tour Singapura

SEMARANG – @HOM Hotel Semarang memberikan tanda terima kasih kepada tamu hotel, melalui program ‘Sleep & Fly’. "Program ini dimulai dari 1 Januari  dan...