17 Mitra Binaan Terima Bantuan Modal

852
SIMBOLIS : Perwakilan kemitraan saat menerima bantuan modal dari PT Telkom Witel Pekalongan di sela-sela kegiatan pelatihan E Marketing, di gedung Telkom, Jalan Merak Kota Pekalongan (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang).
SIMBOLIS : Perwakilan kemitraan saat menerima bantuan modal dari PT Telkom Witel Pekalongan di sela-sela kegiatan pelatihan E Marketing, di gedung Telkom, Jalan Merak Kota Pekalongan (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang).

PEKALONGAN-PT Telkom Community Development (CDC) Witel Pekalongan kembali menyalurkan bantuan kemitraan untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Kali ini, 17 Mitra Binaan (MB) yang mendapatkan bantuan yang penyerahannya dilakukan di sela-sela kegiatan Pelatihan Internet Marketing Online dan Sosialisasi Virtual Account & FINNET, di gedung pertemuan PT Telkom Pekalongan, Senin (18/9) kemarin.

General Manager PT Telkom Witel Pekalongan, Joko Rantau melalui Manager HR & CDC Telkom Pekalongan, Djati Wiyono menerangkan bahwa pemberian bantuan ini, penjabaran dari amanat program pemerintah.

“Telkom sebagai agen pemerintah memiliki misi membantu pelaku UMKM dengan pola pinjaman bergulir. Dengan jasa administrasi yang sangat ringan, tujuannya agar dana tersebut bisa bergulir untuk membantu UMKM lain, sehingga terbentuk ekosistem usaha yang mendukung ekonomi kreatif,” jelasnya.

Selanjutnya, terkait pelatihan yang digelar, diharapakan pelaku UMKM mitra binaan Telkom melek teknologi informasi. Dengan harapan, bisa mengembangkan pemasaran melalui online. Selain itu, ada juga FINNET berupa akun bank virtual yang bisa membantu mitra binaan dalam pembayaran angsuran, dengan metode auto debet di rekening yang bersangkutan.

Officer 2 PKBL CDC Witel Pekalongan, Muchamad Fathoni, menjelaskan bahwa program kemitraan Telkom, selain memberikan modal usaha dengan bunga lunak, juga memfasilitasi kegiatan pendukung lainnya. Sedangkan lamanya kerjasama kemitraan, maksimal 2 tahun dan bisa ditinjau kembali. Setiap mitra, pinjamannya antara Rp 10 juta hingga Rp 50 juta, tanpa biaya administrasi. Bisa untuk semua jenis usaha yang produktif, mulai dari industri, perdagangan, pertanian, kerajinan, perkebunan dan sebagainya. “Bunga yang kami bebankan cuma 6 persen per tahun flat atau 0,5 persen saja,” jelasnya.

Terkait penyaluran bantuan modal pada triwulan 3 tahun 2017, untuk Drive IV Jateng-DIJ hingga kini, sudah tersalurkan modal usaha Rp 6.905.500.000. Sedangkan untuk Witel Pekalongan sudah tersalurkan modal hingga Rp 915.500.000. Untuk periode ini, terbagi dua tahap, tahap kedua plafon sebesar Rp 400 juta, estimasi pencairan tahap 1 akhir bulan September dan tahap 2 pencairan dana akhir Oktober 2017. Selain bantuan modal, mitra binaan juga akan diberi kemudahan hibah berupa pendidikan/pelatihan, pendampingan, pemagangan dan bantuan promosi dan dikutkan pameran. (han/ida)