Progress Pembangunan Melampaui Target

284

SEMARANG – Progres pembangunan jalan tol Semarang-Batang lebih cepat dari target. Per 3 September 2017 lalu, konstruksi jalan tol telah mencapai 41,582 persen. Sementara menurut perencanaan targetnya hanya 37,596 persen.

Humas PT Jasa Marga Semarang-Batang, Iwan Abrianto menjelaskan, percepatan pembangunan fisik jalan tol bisa dilakukan karena semua sarana dan prasarana kerja telah terpenuhi. Ketika lahan dibebaskan, langsung dilakukan pengerjaan fisik. Terlebih beberapa minggu belakangan cuaca sangat bersahabat sehingga tidak ada kendala yang berarti.

Pengerjaan paling cepat adalah seksi I Batang-Tulis. Dari rencana 35,764 persen per 3 September 2017, pengerjaan justru sudah tembus 79,390 persen. Sementara seksi II Tulis-Weleri, terbilang tidak sesuai rencana. Dari target 35,764 persen, hanya terealisasi 30,900 persen. Begitu juga dengan seksi III Weleri-Kendal. Target 39,136 persen, terealisasi 37,925 persen.

Untuk seksi IV Kendal-Kaliwungu, dari perencanaan 38,917 persen, telah teralisasi 44,406 persen. Seksi V Kaliwungu-Krapyak ditargetkan 38,917 persen, telah tembus 55,855 persen. Dari total semua seksi, konstruksi telah melebihi 3,986 dari target yang ditentukan. “Semoga saja akhir tahun 2018 mendatang sudah bisa diperasionalkan,” ujarnya.

Dijelaskan, di sejumlah titik sudah dibangun beton rigid. Ada juga yang masih line concrete (LC) atau cor beton untuk dasaran. Di beberapa titik persimpangan dengan jalan raya, sudah mulai dibangun flyover.

Mengenai pembebasan lahan, untuk seksi I tembus 99,67 persen, seksi II 99,83 persen, seksi III 95,20 persen, seksi IV 92,44 persen, dan seksi V 93,88 persen. Artinya, total dari semua seksi sudah mencapai 96,56 persen.

Iwan berharap pembebasan lahan bisa tuntas sesegera mungkin. Pasalnya, nyaris semua warga sudah mau melepas lahan mereka tanpa ada protes. “Yang paling banyak belum dibebaskan itu adalah tanah wakaf dan TKD (tanah kas desa),” terangnya. (amh)