TERHARU: Zidni Rahma Amaly memperoleh medali emas di cabang olahraga Pencak silat kelas tunggal putri Minggu (17/9) (SIGIT ANDRIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG).
TERHARU: Zidni Rahma Amaly memperoleh medali emas di cabang olahraga Pencak silat kelas tunggal putri Minggu (17/9) (SIGIT ANDRIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG).

SEMARANG – Cabang olahraga Pecak Silat Jawa Tengah menyumbang 1 emas. Emas ini diraih Zidni Rahma Amaly, siswi SMA Al Islam 1 Surakarta, di kelas tunggal putri.

Ditemui usai menerima medali, Zidni mengatakan bahwa capaian ini menjadi penyemangatnya untuk berjuang di babak semi final yang akan digelar hari ini (Senin, 18/9) di Auditorium Imam Bardjo kampus Undip Peleburan Semarang.

Hari ini, Zidni akan berjuang di kelas tanding G putri. Dengan emas ini, Zidni merasa lebih bersemangat untuk memberikan yang lebih baik lagi untuk Jawa Tengah.”Senang, bangga dan haru menjadi satu. Karena tidak sedikit yang harus dikorbanin untuk mendapatkan ini semua,” ujar Zidni kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Untuk menghadapi semifinal, siswi SMA Al Islam 1 Surakarta ini mengatakan sudah mempersiapkan segalanya. ”Tinggal ngencengin doa dan ihtiar saja untuk besok,” kata Zidni.

Sementara itu, Sigit Invantoro, pelatih tim pencak silat Jawa Tengah mengatakan, capaian ini tentunya menjadi penyemangat untuk meraih target tiga emas. Di cabang olahraga ini, ia katakan, ada 11 atlet yang lolos pada babak semi final dan satu atlet yang akan menghadapi pertandingan final.

”Semuanya tanding Senin (hari ini-red). Sebelas semifinal dan satu final tentunya sudah membuat kami bangga. Harusnya tiga target emas bisa tercapai. Sukur-sukur bisa lebih,” ungkap Sigit.

Hingga Minggu sore, selain emas yang diperoleh Zidni, cabang olahraga pencak silat sudah mengoleksi 1 perak pada kelas tunggal putra oleh Muhammad Khoiru Mahfuth dan satu perunggu yang diperoleh Hasna Shalekha dan Adelia Rahma Danty di kelas ganda putri. (cr4/bas)