Wilayah Pati Selatan Terancam Kekeringan

440
ATASI KEKERINGAN : Politisi PDI Perjuangan Alwin Basri menyalurkan langsung bantuan air bersih untuk warga Desa Kletek, Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati (Istimewa).
ATASI KEKERINGAN : Politisi PDI Perjuangan Alwin Basri menyalurkan langsung bantuan air bersih untuk warga Desa Kletek, Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati (Istimewa).

PATI – Dampak musim kemarau sudah mulai dirasakan di sejumlah daerah di Kabupaten Pati. Banyak desa di Kabupaten tersebut mengalami krisis air, khususnya di wilayah  Pati Selatan. Kekeringan panjang berpotensi terjadi jika prediksi musim kemarau berlangsung hingga bulan November nanti.

Hal tersebut mendapat perhatian khusus dari Alwin Basri dan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pati dengan bekerjasama membatu mendistribusikan pasokan air bersih kepada warga. “Melihat kondisi kemarau saat ini. potensi kemarau akan terjadi di beberapa kecamatan di Kabupaten Pati,” ujar Ketua Komisi D DPRD Jateng tersebut.

Wilayah yang terkena kemarau diantaranya Kecamatan Gabus, Wining, Pucakwangi, Kayen, Sukolilo, Jakenan, Jaken, Tambakkromo, dan Margorejo. Sebagai langkah awal, bantuan air bersih ditujukan di Kecamatan Pucakwangi di Desa Kletek, Mencon, dan Tanjungsekar. Masing masing desa menerima 10 tanki air bersih. “Semoga ini bisa membantu meringankan  kebutuhan air bersih. Mengenai pendistribusianya sudah dikoordinasikan dengan jajaran PDI Perjuangan dan tokoh masyarakat  Kabupaten Pati.” Kata Alwin Basri.

Dampak kekeringan ini cukup memberatkan warga. Guna memenuhi kebutuhan air bersih, selama ini warga memanfaatkan air tanah hanya untuk kebutuhan mandi dan mencuci. Sedangkan untuk kebutuhan minum dan memasak warga harus membeli air

Salah seorang warga Desa Kletek, Sulastri mengucapkan banyak terima kasih kepada Alwin Basri dari DPRD Provinsi Jawa Tengah dan PDI Perjuangan Kabupaten Pati yang telah membantu memasok air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. “Kedepan kami mohon dicarikan solusi agar apabila musim kemarau seperti ini desa kami tidak kekurangan air bersih,” ungkapnya. (ric)