Pameran Inovasi Pacu Kreativitas Warga

731
KUNJUNGI STAND : Gubernur Ganjar Pranowo saat mengunjungi salah satu stand milik salah satu SKPD dari Kota Pekalongan yang menampilkan teknologi hidroponik (LUTFI HANAFI /JAWA POS RADAR SEMARANG).
KUNJUNGI STAND : Gubernur Ganjar Pranowo saat mengunjungi salah satu stand milik salah satu SKPD dari Kota Pekalongan yang menampilkan teknologi hidroponik (LUTFI HANAFI /JAWA POS RADAR SEMARANG).

PEKALONGAN–Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Harteknas) yang diperingati tiap 10 Agustus, Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan kembali menggelar Pameran Produk Inovasi Jawa Tengah 2017 dan Inovasi & Kreativitas Kota Pekalongan di GOR Jetayu Kota Pekalongan. Dari pameran rutin tersebut, diharapkan dapat memacu kreativitas warga Kota Pekalongan dan masyarakat luas pada umumnya.

“Pameran inovasi dan kreativitas ini sebagai ajang untuk memacu masyarakat maupun komunitas serta dunia pendidikan/akademisi agar bisa menampilkan karya-karya terbaiknya,” kata Plt Wali Kota Pekalongan, H Saelany Machfudz, di sela-sela pameran, Minggu (17/9) kemarin.

Pameran yang dibuka oleh Gubernur Ganjar Pranowo pada Jumat (15/9) kemarin, berakhir Minggu malam (17/9) kemarin. Disediakan seratusan stand yang terdiri atas stand otomotif, kuliner, telepon seluler, industri kreatif, SKPD Inovatif, dan LPM/BKM di Kota Pekalongan.

Atraktif dan menarik, pameran tersebut mampu menarik animo ribuan pengunjung. Peserta pameran mulai dari SKPD hingga wakil komunitas maupun masyarakat, mampu menunjukkan dan memamerkan berbagai potensi yang dimiliki Kota Pekalongan. Ada juga peserta lain dari berbagai wilayah di Indonesia, termasuk perguruan tinggi serta komunitas hobi dengan berbagai karya yang dimilikinya, mampu menarik minat pengunjung.

Termasuk stand-stand dari berbagai perwakilan daerah di Jawa Tengah juga menunjukkan keunggulan daerahnya. Sehingga pengunjung bisa mengetahui potensi yang dimiliki berbagai daerah. Dari pantauan Jawa Pos Radar Semarang, berbagai produk yang ditawarkan juga banyak yang laku terjual. Bahkan ada yang sampai habis dalam sekejab, karena unik dan jarang ada di pasaran.

Produk unik selama pameran, di antaranya es krim jamu, kopi dengan aroma buah, aneka produk canggih namun murah, produk pertanian dengan teknologi terbaru, hingga kerajinan tangan warga Pekalongan serta dari perwakilan daerah di Jawa Tengah. Semua itu, laku terjual. Ada juga beberapa stand, yang menawarkan kepada pengunjung untuk mencoba membuat atau mempraktikkan, inovasi yang mereka buat. “Ketika menyaksikan pameran, diharapkan mampu merangsang dan menginspirasi pengunjung,” tutur Plt Wali Kota menambahkan.

Menurutnya, apa yang diharapkan pemerintah untuk mewujudkan kemandirian teknologi, pameran kali ini dapat menjadi motivator untuk terus menggencarkan inovasi anak bangsa. Baik warga Pekalongan sendiri, maupun warga dari daerah lain.

Dalam kesempatan sebelumnya, Gubernur Ganjar juga menyerahkan penghargaan kepada para juara Krenova 2017. Seperti keramik berbahan mineral lokal dari Nuansa Boyolali, Sihegi atau lampu hemat energi dari Purworejo, mesin serut bambu “3 in 1” dari Karanganyar serta mi sehat bebas gluten dari Purworejo.

Kemudian teknologi pembuatan telur asin tiga jam dari Sragen, omah setrum pintar Blora, lemari pengering pakaian dari Sukoharjo, mesin kristalisasi dari Kota Semarang, mesin pengolah dan penguji pupuk organik Jepara, dan paving berbahan sampah plastik dari Purbalingga. (han/adv/ida)