Pendidikan IPS yang Berwawasan Global

1803
Oleh: Dra Sarworini Lestari
Oleh: Dra Sarworini Lestari

PENDIDIKAN IPS adalah salah satu disiplin ilmu yang lebih menekankan pada hubungan kemasyarakatan serta mempelajari perspektif sosial yang berkembang di masyarakat. Pendidikan IPS juga memiliki peranan besar dalam membangun suatu negara, di mana pendidikan IPS yang berkualitas tentu akan menghasilkan generasi penerus yang berkompeten dalam pengembangan negara. Hal ini akan berdampak pada kesiapan siswa dalam menghadapi era globalisasi.

Menurut AK Ellis (1991), IPS memberikan tempat bagi siswa untuk belajar dan memparaktikkan demokrasi, IPS adalah sarana untuk pengembangan diri siswa secara positif, selain itu juga IPS membantu siswa memperoleh pemahaman mendasar (fundamental understanding) tentang sejarah, geografi, dan ilmu –ilmu sosial lainnya, yang lebih penting lagi IPS meningkatkan kepekaan siswa terhadap masalah- masalah sosial yang sedang terjadi.

Untuk itu, perlu ada formula khusus dalam menyeimbangkan dan menyelaraskan pendidikan IPS yang mumpuni di mana sekarang ini kemampuan bersosialisasi sangat diperlukan sekali. Peran guru sebagai motivator dan eksekutor harus mampu menjembatani siswa dalam penyampaian materi sehingga tujuan pemebelajaran dapat tercapai.

Pendidikan yang berwawasan global adalah suatu proses pendidikan yang dirancang untuk mempersiapakan siswa dengan kemampuan dasar intelektual dan tanggung jawab guna memasuki kehidupan yang bersifat kompetitif dan derajat saling menguntungkan antar bangsa yang sangat tinggi. Pendidkan harus mampu mengkaitkan proses pendidikan yang berlangsung di sekolah dengan nilai – nilai yang selalu berubah di masyarakat global.

Materi IPS yang diajarkan haruslah memiliki kualitas untuk dapat bersaing secara internasional dengan memperhitungkan kemungkinan–kemungkinan yang terjadi pada era global, dalam IPS juga diberikan berbagai keterampilan dan kecakapan (life skills) sehingga mampu bersaing dan menang dalam persaingan global tanpa harus menghilangkan jati diri dan lepas dari nilai – nilai budaya bangsa.

Pembelajaran IPS di era global tidak hanya dituntut bisa memberikan pengetahuan kepada anak didik baik dalam teori maupun praktik melainkan juga memperhatikan aspek berpikir dan juga pengembangan pola nalar siswa. Dengan pengembangan pola penalaran dan pemikiran ini secara otomatis kita dapat mengembangkan refleksitas berpikir bagi siswa.

 Kreatif dan Inovatif

Cara pemilihan model belajar IPS juga harus lebih kreatif dan inovatif menjadi salah satu suplemen bagi siswa untuk dapat lebih aktif dalam setiap pembelajaran. Karakteristik seorang guru dalam pendidikan IPS adalah mempunyai kemampuan untuk mengintegrasikan berbagai konsep pembelajaran IPS menjadi kesatuan konsep yang utuh/terpadu.

Pendidikan IPS menjadi pilihan dalam pengimplementasian pendidikan berwawasan global di mana tujuan pendidikan berwawasan global dalam IPS adalah mampu menciptakan peserta didik yang memahami masyarakatnya, serta memiliki ketrampilan untuk bekerja sama guna mewujudkan kehidupan masyarakat dunia yang lebih baik.

Dalam segi kurikulum, IPS harus adanya penyesuaian dengan perubahan yang terjadi pada era globalisasi sekarang ini.sehingga sejak dini siswa sudah dibiasakan melihat, memahami, menganalisis, merefleksikan memprediksi berbagai fenomena yang terjadi secara global, siswa juga mampu melihat dunia beserta penduduknya dan siswa lebih bertanggung jawab terhadap kebutuhan hidup dunia dan komitmen untuk menyelesaikan permasalahan dunia dengan adil dan damai. (*/aro)