Ikut Lomba, Bentuk Mental Anak

313
SIAP BERSAING : Guru dan siswa SDN 2 Purwokerto, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal menunjukkan sejumlah piala yang berhasil diraih dari berbagai perlombaan (M hariyanto/jawa pos radar semarang).
SIAP BERSAING : Guru dan siswa SDN 2 Purwokerto, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal menunjukkan sejumlah piala yang berhasil diraih dari berbagai perlombaan (M hariyanto/jawa pos radar semarang).

KENDAL – SDN 2 Purwokerto, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal tergolong aktif dalam menjadi peserta lomba. Sekolah ini pun berhasil mengoleksi ratusan piala sebagai wujud prestasi. Paling banyak, prestasi di bidang seni dan kebudayaan.

Juara-juara yang paling rutin ditorehkan siswa-siswi di sekolah ini adalah ajang perlombaan Pantomim. Para siswa selalu meraih juara pertama di tingkat Kecamatan. Kemudian, lomba Tembang Dolanan juga disabet sebagai juara pertama tingkat Kecamatan.

“Prinsip saya setiap ada perlombaan selalu ikut, masalah menang nomor dua. Terpenting, hasil karya anak bisa dilihat orang. Karena ini juga untuk membentuk mental anak,” ungkap Kepala SDN 2 Purwokerto, Heri Sukesi kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Sederet prestasi lain yang diraih, adalah lomba menari, pidato, cerdas cermat, membatik, cipta puisi, kaligrafi dan pesta siaga. Kemudian lomba PAI dan adzan. Sekolah ini juga menyabet juara pertama tingkat Kecamatan tahun 2016 lalu. “Jadi murid-murid yang ikut lomba ini saya foto, kemudian saya unggah ke media sosial (medsos), supaya bisa dikenal. Anak-anak juga senang,” katanya.

Menurut Sukesi, mencari bibit-bibit siswa berprestasi ini dilakukan dari kegiatan internal sekolah. Bahkan, pihaknya juga tidak segan-segan memberikan les privat dengan cara mendatangkan pelatih yang berkompeten dari luar daerah. “Ini saya juga masih mencari trik bagaimana agar bisa menang di tingkat Kabupaten. Memang meskipun menjadi juara tingkat kecamatan, kalau tingkat di Kabupaten hanya bisa menjadi juara tiga,” terangnya.

Tak hanya prestasi di bidang kesenian dan budaya, murid di SDN 2 Purwokerto ini juga berprestasi di bidang akademik dan olahraga. Seperti halnya perlombaan OSN mata pelajaran Matematika dan IPA mampu melaju ke tingkat Kabupaten dan membawa pulang piala.
“Jadi kami memberikan les privat dua hari sekali kepada para murid. Kalau sudah mendekati hari perlombaan kita bawa ke Primagama,” tegasnya.

Sukesi juga sangat mendukung adanya Lomba Sekolah Berprestasi Menuju Kendal Permata Pantura yang digelar Jawa Pos Radar Semarang dan Pemkab Kendal. Pada perlombaan ini, Sukesi mengincar juara Kategori Sekolah Berprestasi Seni dan Budaya.

“Ajang perlombaan ini sangat bagus, bisa memotivasi para murid untuk saling berlomba mengejar prestasi. Kita juga memberikan reward untuk memotivasi mereka,” ujarnya.

Dia mengakui juga mendapat dukungan dari orangtua murid dalam setiap mengikuti berbagai ajang perlombaan. Selain itu, pihaknya juga aktif berkomunikasi dengan para orangtua untuk selalu ikut memberikan dukungan dan termasuk motivasi.

“Iya, saya aktif menelepon, menyampaikan kalau anak ini kelihatan berprestasi. Sehingga orangtua juga terus memantau dan terus memotivasi kepada anaknya, supaya prestasinya tidak menurun,” terangnya.

Selain mencetak murid yang berprestasi, pihaknya bersama tenaga pendidik juga membentuk jiwa yang berkarakter. Sehingga kelak nantinya, siswa-siswi bisa terus berprestasi dan menjadi seorang pemimpin yang baik. (mha/ric)