Edarkan Pil Koplo, Dua Pelajar SMK Diringkus

286
DIAMANKAN : RDO dan RB diamankan saat kedapatan membawa dan hendak menjual pil excimer atau pil koplo di kawasan BSB Mijen, Sabtu dini hari (16/9) kemarin (AFIATI TSALITATI / JAWA POS RADAR SEMARANG).
DIAMANKAN : RDO dan RB diamankan saat kedapatan membawa dan hendak menjual pil excimer atau pil koplo di kawasan BSB Mijen, Sabtu dini hari (16/9) kemarin (AFIATI TSALITATI / JAWA POS RADAR SEMARANG).

SEMARANG–Tim elang Polrestabes Semarang ringkus dua pemuda saat melakukan patroli di wilayah Semarang Barat. Keduanya yang berinisial RDO dan RB, warga Kedungpane itu, digelandang petugas usai kedapatan membawa pil koplo dengan jumlah banyak

Awal penangkapan keduanya yang masih berstatus pelajar di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang ada di Kota Semarang ini, ketika rombongan Tim Elang 1 Polrestabes Semarang berpatroli di kawasan BSB Mijen, Sabtu dini hari (16/9) kemarin.

Tiba-tiba dari arah berlawanan, pengendara sepeda motor berboncengan melaju dengan kencang hingga melewati pembatas jalan dan berpapasan dengan petugas. “Saat didekati, mereka langsung tancap gas. Bahkan, beberapa kali petugas mencoba menghentikan, tapi keduanya tidak berhenti. Mereka lari ke arah perkampungan,” ungkap Waka Tim 1 Elang Polrestabes Semarang, Ipda Muhammad Nur di Mapolrestabes Semarang.

Anggota Tim Elang yang merasa curiga dengan pengendara tersebut tak tinggal diam. Aksi pengejaran terjadi dan petugas melakukan penyisiran. Perlu beberapa waktu sampai akhirnya anggota menangkap keduanya tanpa perlawanan di tengah perkampungan warga.

“Pengejaran sekitar 15 menit, petugas berhasil membekuk. Keduanya dikejar sama anggota Tim Elang yang naik motor, terus dapat di daerah Gawung. Akhirnya dilumpuhkan tim elang,” katanya.

Usai ditangkap, petugas melakukan penggeledahan dan berhasil menemukan ratusan butir pil koplo. Kedua pemuda itu didapati membawa 100 butir yang terbagi pada 10 plastik paket yang sedianya siap dijual di SPBU BSB Mijen.

“Ditemukan ada 10 paket, satu paketnya masing-masing berisi 10 biji. Sementara ini, keduanya kami bawa ke Polsek Mijen untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan,” katanya. (tsa/ida)