Awali dari Mimpi

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

Tidak mudah bagi The Dragon untuk mencapai puncak kesuksesannya. Ia harus berjuang. Mengorbankan waktu, tenaga dan hal lainnya untuk bisa mencapai mimpinya menjadi juara dunia.

”Orang-orang mungkin melihatnya ketika sudah mencapai kesuksesan. Seperti gunung yang muncul diatas permukaan laut. Orang tidak tahu bahwa ada perjuangan yang harus dilalui sebelumnya. Ada sakit, susah dan derita yang harus dilalui untuk mencapai semua ini,” jelas Chris kepada Jawa Pos Radar Semarang saat mengunjungi kediamannya di Jalan Krakatau Semarang.

IBADAH : The Dragon saat melakukan pelayanan di gereja (Istimewa).
IBADAH : The Dragon saat melakukan pelayanan di gereja (Istimewa).

Kendati demikian, pengorbanan demi pengorbanan ia anggap sebagai konsekuensi. Ketika berani bermimpi menjadi sang juara dunia, ia harus berani mengambil konsekuensi untuk melakoni segala perjuangan.

”Pokoknya, impikan apa yang kalian mau, cita-citakan apa yang kalian mau, tanamkan dalam benak, impikan terus. Tapi jangan hanya mimpi. Harus kerja keras, fokus, dan yang terakhir tapi bukan terkecil adalah, doa. Karena segala sesuatu akan berhasil jika kita selingi dengan doa,” ujar pria yang juga sempat menyandang julukan The Indonesian Thin Man ini.

Dari usaha yang telah ia lalui, pada akhirnya ia bisa merasakan manisnya sebuah mimpi yang menjadi nyata. Tahun 2003, ia bisa mendapatkan hal yang, ia pikir, susah untuk didapatkan. Bersama Tuhan, disertai kerja keras, akhirnya impian menjadi juara dunia bisa terwujud.

”Kalau dari pelatih saya dulu, ini dituliskan di kamar saya, bahwa keberuntungan itu adalah dimana persiapan bertemu kesempatan. No pain no gain. Nggak ada sakit nggak ada hasil,” ujar pria dua anak ini dengan ekspresi mencoba mengingat pertama kali ia menyandang gelar sebagai juara dunia.

”Bukannya tidak mungkin, saya sudah membuktikannya. Kalian juga bisa melakukannya,” pungkasnya. (cr4/ric)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

Jadi Jujukan Wisatawan, Diyakini Peninggalan Diponegoro

Di tengah permukiman warga keturunan Tionghoa di kawasan Pecinan, Semarang Tengah, berdiri Masjid An Nur Menyanan. Masjid yang kaya akan sejarah ini diyakini sebagai...

Digerus Hujan, Badan Rel Ambles 40 cm

SEMARANG - Penyebab anjloknya Kereta Api Jayabaya, jurusan Jakarta-Malang di KM 63+700 BH 302 antara stasiun Ujungnegoro-Kauripan, Batang, Selasa lalu telah menemui titik terang. Manager...

Meneror, “Densus 88” Diamankan Polisi

TEMANGGUNG—Mengaku sebagai anggota Densus 88 Antiteror Mabes Polri, warga Dusun Bedal, Desa Soborejo, Kecamatan Pringsurat, Kabupaten Temanggung kemarin ditahan Polres setempat. Pelaku bernama ,...

Minta Pertanggungjawaban, Malah Dipukul Kekasih

BARUSARI – Dengan perasaan jengkel dan geram, Yl, 27, warga Weleri, Kendal mendatangi Mapolrestabes Semarang. Ia melaporkan sang kekasih, Ps, 37, warga Jrakah, Tugu...

More Articles Like This

- Advertisement -