Warga Kebonharjo Wadul Eks Pimpinan KPK

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

SEMARANG-Forum warga Kebonharjo, Semarang Utara, adukan permasalahan terkait sejumlah dugaan penyimpangan yang dilakukan oleh oknum atas penggusuran yang dilakukan PT Kereta Api Indonesia (KAI) beberapa waktu lalu, kepada mantan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) era Presiden SBY, Bibit Samad Riyanto.

Dalam pertemuan itu 12 perwakilan warga Kebonharjo datang menemui rombongan Bibit Samad yang hadir didampingi pengurus Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK). Warga kemudian menyerahkan berkas barang bukti sejumlah dugaan penyimpangan atas penggusuran permukiman Kebonharjo, Jumat (9/15).

Dalam pertemuan itu, Bibit Samad berharap dalam proyek negara tersebut, jangan sampai ada pihak-pihak ataupun instansi yang melakukan penyimpangan ataupun tindak pidana korupsi. Menurut Ketua Umum DPP GMPK tersebut, masyakarat jangan sampai dirugikan. Ia juga berjanji akan mempelajari kasus tersebut dan segera berkordinasi dengan pihak-pihak terkait, terkait dugaan tindak pidana yang dilaporkan warga.

“Kami di GMPK juga ada program advokasi akibat adanya pihak-pihak yang melakukan perbuatan semena-mena terhadap masyarakat,” kata Bibit yang juga Ketua Satgas Dana Desa Kemendes PDTT ini.

Warga Kebonharjo, Diana Sukorina yang hadir dalam pertemuan itu berharap, permasalahan yang dihadapi warga bisa segera diselesaikan dan diperhatikan oleh pemimpin-pemimpin di Jakarta, sehingga nantinya tidak berdampak merugikan masyarakat dan mencegah permainan oknum tak bertanggungjawab.

“Unsur dugaan pidana korupsi yang sudah kami rangkum dalam berkas, kami harap bisa diteruskan ke KPK oleh pak Bibit,” kata Diana diamini seluruh warga yang hadir.

Sementara itu, Ketua Forum RW Kebonharjo, Suparjo menyebutkan, warganya sengaja mengadu ke Bibit Samad salah satu alasannya terkait hasil audiensi Ombudmsan dengan PT KAI yang mana terungkap dana penggusuran sebesar Rp 44,4 miliar. Selain itu sejumlah oknum yang sempat bermain dalam proyek juga diadukan tentunya dengan didukung bukti kuat dari hasil temuan warga yang sudah diserahkan ke tim Bibit Samad. (jks)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -