Sosialisasi Popnas Perlu Ditingkat

277

SEMARANG – Kota Semarang terpilih menjadi tuan rumah pelaksanaan salah even olahraga nasional. Yakni  Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) ke XIV tahun 2017. Sayangnya kemeriahan penyelenggaraan even dua tahunan ini dinilai masih kurang. Untuk itu panitia diminta meningkatkan sosialisasi dan promosi.

Demikian disampaikan Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi. Legislator dari PDIP itu menyayangkan minimnya ajang promosi dan sosialisasi penyelenggaraan Popnas di Kota Semarang, sehingga masyarakat luas masih banyak yang bertanya-tanya. “Animo masyarakat sebenarnya bagus, mereka senang kotanya jadi tuan rumah Popnas,” katanya. “Kami bangga menjadi tuan rumah, akan tetapi saya rasa kok ini kurang sosialisasi dan promosi kemasyarakat,” tandasnya.

Menurutnya, pada saat pembukaan Popnas XIV di Lapangan Simpang Lima Semarang, dengan menutup akses jalan, banyak keluhan warga yang disampaikan ke dewan. Keluhan tersebut di antaranya acara yang tertutup untuk masyarakat umum dan menutup akses jalan.

“Masyarakat banyak yang tanya kepada saya, Simpang Lima kok ditutup kenapa. Ini kan menandakan masih minim sosialisasi dan promosi, sampai-sampai warga tidak tahu ada acara apa. Lebih parahnya pas mau nonton ada warga yang mengaku tidak boleh masuk kawasan Simpang Lima,” imbuhnya.

Supriyadi mengatakan, menjadi tuan rumah memiliki banyak manfaat seperti sirkulasi perekonomian yang meningkat. Oleh karenannya ia juga mengajak masyarakat untuk ikut mensukseskan penyelenggaraan Popnas, sekaligus jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

“Kita harus menjadi tuan rumah yang baik, soal kebersihan dan keindahan kota tetap harus kita jaga. Dengan adanya Popnas sirkulasi perekonomian dan peredaran uang di Kota Semarang tentunya akan meningkat, bahkan kunjungan ke tempat wisata. Ini masih ada waktu yang panjang sampai tanggal 21 September penyelenggaraan Popnas mari kita ikut sukseskan sehingga yang datang ke Semarang bisa terkesan,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia PHRI Jawa Tengah Benk Mitosih menyebutkan Pemkot Semarang diharapkan dapat menggelar penyelenggaraan even berskala nasional. Seperti Popnas, saat ini tingkat okupansi hotel di kota Semarang cukup tinggi.

“Salah satu yang dapat menjadi inovasi kepala daerah yakni dapat meminta ke pemerintah pusat untuk menjadikan daerahnya sebagai tempat penyelenggaraan acara nasional maupun internasional. Seperti pak Jokowi pada waktu jadi Walikota Solo yang jualan Solo Raya ke Jakarta, sehingga Solo Raya beberapakali menjadi tuan rumah acara bergengsi,” ungkap GM Star Hotel ini. (sgt/zal)