TANGGUH : Model berpose disamping mobil Strada Triton SC 4x2 yang merupakan produk terbaru kendaraan niaga dari Mitsubishi Motors (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG).
TANGGUH : Model berpose disamping mobil Strada Triton SC 4x2 yang merupakan produk terbaru kendaraan niaga dari Mitsubishi Motors (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG).

SEMARANG – Meningkatnya penjualan kendaraan penumpang yang terjadi pada pertengahan tahun ini ternyata tidak dibarengi dengan kendaraan niaga. Penjualan kendaraan niaga malah mengalami penurunan cukup signifikan.

Branch Manager PT Sun Star Motor Banyumanik Otniel Joko Wijaya mengatakan penjualan kendaraan niaga setidaknya mengalami penurunan sebesar 13 persen beberapa bulan terakhir. Menurut dia, kendaraan penumpang penjualannya mengandalkan daya beli masyarakat. “Jika kendaraan niaga bergantung pada kondisi bisnis dan ekonomi domestik maupun global yang saat ini memang tengah memburuk,” katanya.

Ia menerangkan, walaupun penjualan kendaraan niaga lesu, pihak Mitsubishi terus menggenjot penjualan dengan menghadirkan kendaraan niaga Strada Triton Single Cup  4×2. “Strada Triton SC 4×2 ini, selain bisa digunakan untuk kendaraan niaga bisnis. Juga dapat digunakan sebagai kendaraan pribadi karena kenyamanannya,” paparnya.

Dari catatan PT Sun Star Motor, sejak diluncurkan bulan Juli lalu. Strada Triton SC 4X2 memiliki pasar yang bagus di daerah perkotaan. Hingga saat ini, penjualan tertinggi Strada Triton SC 4X2 masih di daerah Jakarta. “Sedangkan untuk pasar di Jawa Tengah, per bulannya baru bisa menjual 9 unit. Sedangkan untuk bisa memiliki kendaraan Strada Triton SC 4×2 pelanggan cukup merogoh kocek sekitar Rp 245 jutaan,” jelasnya.

Head of Sales and Marketing Central Java PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) Ade Rolas Kurniawan menambahkan, untuk kendaraan niaga Mitsubishi terlaris saat ini, masih dipegang oleh L300. Kendaraan ini  di Jawa Tengah memberikan kontribusi penjualan hingga 90 persen dibandingkan kendaraan niaga Mitsubishi yang lainnya. “L300 masih merajai penjualan karena mesinnya terbukti handal dan kuat sejak tahun 1980,” terangnya. (den/ric)