TEMUKAN MIRAS : Petugas Polsek Bojong Polres Pekalongan saat melakukan razia di warung makan yang ada di Kecamatan Bojong, Kamis malam (14/9) kemarin (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG).
TEMUKAN MIRAS : Petugas Polsek Bojong Polres Pekalongan saat melakukan razia di warung makan yang ada di Kecamatan Bojong, Kamis malam (14/9) kemarin (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG).

KAJEN-Lima warung makan (WM) yang ada di Kecamatan Bajong, Kabupaten Pekalongan, dirazia oleh Polres Pekalongan, Kamis malam (14/9) kemarin. Para pedagang makanan tersebut, semula mengelak dan tidak mengaku kalau berjualan minuman keras (miras). Namun setelah petugas Sat Shabara Polres Pekalongan menggeledah, ditemukan puluhan botol minuman keras dari berbagai merek dan minuman oploson siap saji.

Keberadaan WM yang menjual miras biasanya sangat mencolok, karena di depan warung makan tersebut, ada beberapa wanita muda dengan dandanan mencolok siap menemani pembeli miras.

Kelima WM yang dirazia tersebut adalah WM Mbak Tayumi di Desa Sembung Jambu, disita 2 botol besar AO. WM Mbak Musiyam di Desa Babalan Kidul, disita 3 botol besar AO. WM Swike Mbak Anis di Desa Bojong Minggir, disita 1 botol kecil AO dan 6 botol besar AO. WM Ibu Kiswati di Desa Jajar Wayang, disita 3 botol besar AO. Dan WM Bapak Manggus di Desa Kemasan, ditemukan 6 botol besar AO dan opolosan.

Musiyam, 42, pemilik WM di Desa Babalan Kidul mengaku tidak terkejut ketika warung makannya dirazia oleh anggota Polres Pekalongan, namun tidak menyangka jika warungnya digeledah. Sehingga beberapa miras yang disembunyikan di dapur dan kamar tidur tersebut, ditemukan semua.

Menurutnya bukan hanya WM miliknya saja yang menjual miras, namun banyak WM lain yang juga ikut menjual miras, karena untungnya cukup banyak jika dibandingkan hanya menjual makanan. “Satu botol bisa untung Rp 20 ribu hingga Rp 30 ribu, bahkan bisa lebih kalau yang membeli ngasih tips,” ungkap Musiyam.

Sementara itu, Kasubbag Humas Bag Ops Polres Pekalongan, AKP M Dahyar mengatakan bahwa sebelum dilakukan penggerebekan petugas dari Polsek Bojong Polres Pekalongan telah melaksanakan patroli dan pengintaian sasaran lokasi warung yang akan dilakukan razia.

Menurutnya, ada puluhan miras yang berhasil diamankan di Mapolsek Bojong untuk dijadikan barang bukti. Sedangkan para pelaku atau pedagang, dimintai keterangan guna penyidikan lebih lanjut. “Petugas sebelum melakukan penggrebekan, sudah memberikan imbauan kepada pemilik warung, agar tidak menjual miras lagi. Namun mereka tetap nekad menjual miras, maka pemiliknya dikenakan pasal tindak pidana ringan atau tipiring,” kata Kasubbag Humas Polres Pekalongan. (thd/ida