33 C
Semarang
Kamis, 28 Mei 2020

Jual Miras, Lima Warung Makan Dirazia

Another

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

KAJEN-Lima warung makan (WM) yang ada di Kecamatan Bajong, Kabupaten Pekalongan, dirazia oleh Polres Pekalongan, Kamis malam (14/9) kemarin. Para pedagang makanan tersebut, semula mengelak dan tidak mengaku kalau berjualan minuman keras (miras). Namun setelah petugas Sat Shabara Polres Pekalongan menggeledah, ditemukan puluhan botol minuman keras dari berbagai merek dan minuman oploson siap saji.

Keberadaan WM yang menjual miras biasanya sangat mencolok, karena di depan warung makan tersebut, ada beberapa wanita muda dengan dandanan mencolok siap menemani pembeli miras.

Kelima WM yang dirazia tersebut adalah WM Mbak Tayumi di Desa Sembung Jambu, disita 2 botol besar AO. WM Mbak Musiyam di Desa Babalan Kidul, disita 3 botol besar AO. WM Swike Mbak Anis di Desa Bojong Minggir, disita 1 botol kecil AO dan 6 botol besar AO. WM Ibu Kiswati di Desa Jajar Wayang, disita 3 botol besar AO. Dan WM Bapak Manggus di Desa Kemasan, ditemukan 6 botol besar AO dan opolosan.

Musiyam, 42, pemilik WM di Desa Babalan Kidul mengaku tidak terkejut ketika warung makannya dirazia oleh anggota Polres Pekalongan, namun tidak menyangka jika warungnya digeledah. Sehingga beberapa miras yang disembunyikan di dapur dan kamar tidur tersebut, ditemukan semua.

Menurutnya bukan hanya WM miliknya saja yang menjual miras, namun banyak WM lain yang juga ikut menjual miras, karena untungnya cukup banyak jika dibandingkan hanya menjual makanan. “Satu botol bisa untung Rp 20 ribu hingga Rp 30 ribu, bahkan bisa lebih kalau yang membeli ngasih tips,” ungkap Musiyam.

Sementara itu, Kasubbag Humas Bag Ops Polres Pekalongan, AKP M Dahyar mengatakan bahwa sebelum dilakukan penggerebekan petugas dari Polsek Bojong Polres Pekalongan telah melaksanakan patroli dan pengintaian sasaran lokasi warung yang akan dilakukan razia.

Menurutnya, ada puluhan miras yang berhasil diamankan di Mapolsek Bojong untuk dijadikan barang bukti. Sedangkan para pelaku atau pedagang, dimintai keterangan guna penyidikan lebih lanjut. “Petugas sebelum melakukan penggrebekan, sudah memberikan imbauan kepada pemilik warung, agar tidak menjual miras lagi. Namun mereka tetap nekad menjual miras, maka pemiliknya dikenakan pasal tindak pidana ringan atau tipiring,” kata Kasubbag Humas Polres Pekalongan. (thd/ida

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

More Articles Like This

Must Read

Budaya Literasi Kuasai Makna Kata

RADARSEMARANG.COM - KETIKA pelaksanaan Ujian Nasional hari pertama Bahasa Indonesia usai, beberapa siswa menghampiri kepada penulis,” Ibu, makna istilah degradasi itu apa?” Siswa lain...

Kota Seribu Air Terjun Sangat Dekat dengan Wisata Dieng Wonosobo

Pesona air terjun Curug Bajing Desa Telogopakis, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, sungguh sangat luar biasa. Tak heran jika kini menjadi primadona baru tempat wisata...

Tingkatkan Kebersamaan Atasi Persoalan

RADARSEMARANG.COM, KAJEN - Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) tahap I, di Desa Galangpengampon Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan, Rabu (4/4) kemarin, dibuka. Kegiatan tersebut...

Dua Kelas Roboh Tertimpa Longsor 

RADARSEMARANG.COM, KENDAL – Dua ruangan kelas SDN 2 Bringinsari, Kecamatan Sukorejo rusak parah akibat terimpa tanah longsor. Tidak ada korban jiwa, tapi akibat bencana...

Dinkes Lakukan Imunisasi Ulang

BATANG – Kembali mewabahnya bakteri mematikan difteri, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang akan menggelar imunisasi ulang difteri. Terutama, daerah di sekitar pasien yang dinyatakan...

7 Anggota Polres Terima Penghargaan

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Sebanyak 7 anggota Kepolisian dari Polres Demak, kemarin memperoleh penghargaan.  Mereka dinilai berprestasi dalam kinerjanya. Mereka adalah Iptu Eko Suwignyo berprestasi dalam...