Tuan Rumah Mulai Dulang Medali

510
RAIH EMAS : Para atlet tenis lapangan beregu putra berfoto usai memenangkan pertandingan melawan DKI di lapangan tenis Candi golf Semarang (SIGIT ANDRIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG).
RAIH EMAS : Para atlet tenis lapangan beregu putra berfoto usai memenangkan pertandingan melawan DKI di lapangan tenis Candi golf Semarang (SIGIT ANDRIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG).

SEMARANG – Tuan rumah Jawa Tengah (Jateng) mulai mendulang medali di ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XIV/2017.Perlahan sejumlah cabor andalan Jateng mulai menyumbang medali.

Dari cabor angkat besi, wakil tuan rumah di kelas 48 kg putri yaitu Siti Nafisatul H mampu menyumbang emas kemudian cabor atletik 5000 M putri atas nama Rieke Febrianti, cabor senam kelas palang bertingkat (artistik) putri, oleh Yogi Novia Laila R.

Kemudian emas juga disumbangkan oleh kontingen tenis Jateng di nomor beregu.Tim Jateng yang dihuni Rafli Febi Putra Tri, Wisnu Nur Wijayanto, Iswandaru Kusumo P, dan Rindosa Wijaya berhasil mengalahkan tim DKI Jakarta pada final kemarin.

Jateng sebenarnya sempat demam lapangan pada final kemarin. Di partai awal set pertama, Iswandaru Kusumo Putra sempat kalah dari DKI dengan skor 4-6. Atlet asal Blora ini belum mampu mengembangkan permainan pada set awalan.

“Setelah mendapat motivasi dari teman-teman, akhirnya Iswandaru mampu menunjukkan performanya. Set kedua dia unggul 6-2. Kemudian ditutup dengan kemenangan 6-0 pada super tie break,” pelatih Jateng, Purnomo.

Kemenangan Iswandaru mempengaruhi pertandingan partai Kedua Jateng yang diwakili Rindosa Wijaya.Baik dari Jateng maupun DKI berusaha untuk bisa menguasai pertandingan. Perolehan skor pun saling kejar antara kedua atlet pada set kedua ini.”Wakil DKI Udeda Muhammad juga bermain bagus. Kita set pertama menang 7-5,” jelas Purnomo.

Tidak mau kalah, Udeda mencoba mengejar ketertinggalannya.Atlet DKI ini bermain dengan spekulasi yang berhasil. Pada pertandingan yang cukup membuat tegang ini Udeda bermain prima dan menutup set kedua dengan kemenangan DKI 6-1 atas Rindosa.

“Tapi pada super tie break Rindosa, bisa menyelesaikan pertandingan dengan hasil 10-0. Jarang ada super tie break yang hasilnya seperti ini,” ungkap Purnomo tanpa bisa menyembunyikan rasa senangnya.

Selain terus mendulang emas, hingga Kamis petang Jateng sudah mengoleksi 3 perak dari olahraga atletik 400 meter Putri, angkat besi kelas 62 kg putra, dan senam beregu (artistik) Putra. Selain itu, 3 medali perunggu disumbangkan cabor judo kelas 57-63 kg putri, senam kuda pelana (artistik) Putra dan tenis beregu Putri.

Sementara Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jateng Urip Sihabudin mengatakan, emas yang sudah diraih ini bisa menjadi pendorong bagi cabang lain untuk menyusul.”Masih banyak cabang olahraga dan nomor-nomor andalan Jateng yang belum memulai pertandingan.Harus fokus untuk bisa menjadi juara,” ujar Urip di venue angkat besi, Hotel Semesta Semarang, Kamis (14/9). (cr4/bas)