SALATIGA – Panitia Pengawas (Panwas) Kota Salatiga telah mengantisipasi nama – nama pendaftar menjadi panitia pengawas tingkat kecamatan (panwascam) yang diketahui menjadi simpatisan partai politik. Salah satu momen yang terlihat jelas adalah kala pilkada kota Salatiga lalu.

Ketua Panwas Kota Salatiga Agung Ari Mursito mengatakan, pihaknya mengetahui sudah ada beberapa pendaftar yang memang diketahui terang–terangan beraktifitas politik dalam beberapa event politik sebelumnya. “Kami menelusuri rekam jejak setiap pendaftar, baik melalui lingkungannya maupun media sosial yang bersangkutan,” jelas Agung.

Tatkala Panwas menyatakan akan melakukan regenerasi panwascam, pihaknya sudah melakukan antisipasi. Salah satunya adalah dengan tidak membuka pendaftaran online dan mengharuskan pendaftar datang langsung ke kantor panwas untuk mengambil formulir.

“Namun intinya, kami tidak menghalangi siapapun untuk mendaftar. Hanya saja memang ada proses penyaringan, seleksi kemudian tes tertulis dan tes wawancara yang semua harus dilalui oleh para pendaftar,” imbuh Agung.

Mulai 13 – 17 September mendatang, panwas melakukan uji publik para calon panwascam. Kemudian pada 16 September akan dilakukan tes tertulis serentak di aula kampus I IAIN Salatiga di Jalan Tentara Pelajar. “Kami sangat berharap ada peran partisipasi masyarakat untuk memberikan masukan dan tanggapan,” imbuh dia.

Dalam pendaftaran kali ini, terdapat 130 orang yang mengambil formulir di kantor Panwas Kota Salatiga. Dari jumlah tersebut, hanya 92 nama yang mengembalikan formulir. Setelah setelah dilakukan verifikasi, ternyata hanya ada 90 yang dinyatakan lolos administrasi, terdiri dari 58 laki – laki dan 32 perempuan. (sas/ton)