DOKUMEN PRIBADI RADAR SEMARANG
DOKUMEN PRIBADI RADAR SEMARANG

MAGELANG–Pengelola Stadion Moch Soebroto Kota Magelang prihatin dengan terdegradasinya PPSM Sakti ke Liga 3. Sebab, pendapatan stadion akan melorot tajam. Untuk itu, pengelola tengah menunggu realisasi wacana PSIS Semarang yang akan menjadikan Stadion Moch Soebroto, sebagai homebase sementara, karena GOR Jatidiri Kota Semarang yang biasa dipakai Laskar Mahesa Jenar, segera direnovasi.

“Ya, kami sangat menunggu realisasi dari wacana PSIS Semarang yang ingin menggunakan Stadion Soebroto sebagai homebase mereka, karena Jatidiri akan direnovasi. Kami berharap PSIS jadi, sehingga kami bisa tenang untuk pendapatannya,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Kota Magelang, Yonas Nusantrawan.

Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Kota Magelang, Puji Hartono menambahkan, pengelola siap jika nantinya Stadion Much Soebroto dipilih sebagai homebase PSIS Semarang. Puji mengatakan, Stadion Moch Soebroto memiliki standar nasional dan sangat layak dipergunakan.

“Terlebih kami juga juga sudah mempunyai rencana pengembangan stadion, tahun ini rencananya akan dibangun dua tiang lampu lagi. Meski memang saat ini lampu yang ada pun juga sudah terbukti bisa digunakan saat pertandingan malam hari,” papar Puji.

Bahkan Puji menyebut, papan score di Stadion Much Soebroto sudah berbentuk videotron. Artinya, bisa digunakan untuk menyambung live pertandingan. Tergantung pihak penyelenggara mau memanfaatkan atau tidak. “Ke depan pastinya kami juga akan menambah lagi papan score untuk mendukung keunggulan Stadion Moch Soebroto, pembenahan tribun selatan pun sudah kami pikirkan.”

Yonas Nusantrawan mengatakan, dengan terdegradasinya PPSM  ke Liga 3 musim depan, Pemkot  berencana  menyesuaikan tarif sewa Stadion Moch Soebroto. Sebab, kemungkinan pendapatan PPSM saat berlaga di Liga 3, tidak sebanyak saat berlaga pada Liga 2.

Yonas khawatir pendapatan sewa stadion akan menurun. Untuk itu,  pihaknya tengah memikirkan tarif sewa stadion. ”Kita berpikiran untuk menyesuaikan tarif khusus untuk pertandingan. Tapi, kami masih akan mengkajinya terlebih dahulu bersama  pihak-pihak terkait untuk menentukan besarannya.”

Yonas menjelaskan, selama dipakai PPSM dalam pertandingan resmi Liga 2,  tarif sewa stadion Rp 10 juta per sekali pertandingan. Stadion berkapasitas 25.000 penonton itu, dipakai 7 kali selama  pertandingan resmi Liga 2.

“Kalau untuk tarif latihan tetap sama, yakni Rp 750.000 per dua jam pemakaian. Pun, tarif lintasan atletik Rp 50.000 sekali pemakaian dan tarif sosial Rp 400.000 untuk pemotretan prewedding.”

Yonas menyebut, selama pertandingan Liga 2 Indonesia sebanyak 7 kali, Pemkot meraup pendapatan hingga Rp 70 juta. Itu di luar pendapatan dari sesi latihan, pertandingan persahabatan, turnamen, dan lainnya.

“Total pendapatan dari stadion sampai sekarang  Rp 135 juta. Sebanyak Rp 70 juta di antaranya dari pertandingan resmi Liga 2 Indonesia yang dilakoni PPSM. Jumlah pendapatan itu sudah melampaui target Rp 85 juta per tahun.” (cr3/isk)