Polres Bantu 8 Ribu Liter Air Bersih

273
DEMI AIR BERSIH: Warga Desa Jatirejo, Kecamatan Ngampel, mengantre untuk mendapatkan air bersih yang dikirim oleh oleh Polres Kendal, kemarin (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG).
DEMI AIR BERSIH: Warga Desa Jatirejo, Kecamatan Ngampel, mengantre untuk mendapatkan air bersih yang dikirim oleh oleh Polres Kendal, kemarin (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG).

KENDAL—Warga Desa Jatirejo, Kecamatan Ngampel, selama tiga bulan terakhir ini mengalami kesulitan air bersih. Hal itu lantaran terjadinya kemarau panjang tahun ini. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, hanya bisa bergantung pada satu sumur di Dusun Leban, yang jaraknya lebih dari 1 km. Sebab sumur lainnya milik warga mengering.

“Kami harus mengambil air dari sumur di Dusun Leban. Itupun hanya bisa dapat 2-4 jerigen ukuran 25-30 liter saja. Padahal setiap hari kami membutuhkan air untuk keperluan mandi, minum, dan memasak,” kata Ahmad, 40 warga sekitar.

Ia mengaku, kondisi ini memang selalu terjadi setiap tahun saat musim kemarau.  Dua sumur yang menjadi andalan warga mengering meski sudah mencapai kedalaman 100 meter.  Pun pemerintah setempat juga belum membangunkan   Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas).

“Sebenarnya warga sudah mengajukan pamsimas, tetapi belum terealisasi sampai sekarang.  Padahal warga sangat membutuhkan pamsimas. Sehingga kalau musim kemarau seperti ini, warga tidak kesulitan mendapatkan air bersih,” keluhnya.

Hal senada disampaikan Rifani, 24 warga lainnya. Setiap pagi dan  sore ia harus mengambil air menggunakan jerigen. “Setiap kemarau selalu kekeringan, jadi kami berharap pamsimas segera dibangun,” tutur dia.

Camat Ngampel, Heru Purnomo. mengatakan,  di Kecamatan Ngampel selain Jatirejo ada tiga desa lain yang mengalami kekeringan. Yakni Rejosari, Sudipayung dan Ngampel Wetan. “Kemarau panjang mengakibatkan sumur warga mengering,” tandasnya.

Kapolres Kendal, AKBP Adi Wijaya kemarin memberikan bantuan air bersih yang disalurkan sebanyak  8 ribu liter. Kegiatan itu bentuk bakti sosial dalam rangka HUT ke-62 Satlantas. “Kami menerima laporan dari anggota jika warga di Desa Jatirejo mengalami kekeringan dan membutuhkan air. Babinkamtibmas kami intruksikan mendata daerah yang kekeringan dan membutuhkan bantuan air bersih,” kata dia di dampingi Kasat Lantas AKP Edy Sutrisno. (bud/zal)