Panwaslu Coret Delapan Pelamar

290

MUNGKID—Panwaslu Kabupaten Magelang mencoret delapan nama pendaftar, karena tidak memenuhi syarat administrasi. “Rata-rata gugur karena faktor usia. Ada yang kurang setahun, sebulan dan dua bulan. Sesuai aturan, usia pendaftar Panwascam minimal 25 tahun,” kata Komisioner Panitia Pengawas Pemilihan Kabupaten (Panwaskab) Magelang, Sumarni Aini Chabibah.

Jumlah pendaftar Panwascam mencapai 326 pendaftar. Terdiri atas 241 laki-laki, dan perempuan 85 orang. Jumlah ini jauh lebih tinggi dibandingkan pendaftar Panwascam pada Pemilu sebelumnya.

Ketua Panwaskab MH Habib Shaleh mengatakan, ada tiga kecamatan dengan jumlah pendaftar di atas 20. Yakni,  Mertoyudan (26), Secang (21) dan Bandongan (22). Adapun kecamatan  dengan pendaftar terendah adalah Ngablak (8).

Jumlah pendaftar di kecamatan lain,  Kajoran (15), Salaman (13), Borobudur (14), Salam (16), Dukun (16), Srumbung (10), Sawangan (12), Muntilan (20), Mungkid (18), Tempuran (10), Kaliangkrik (17), Candimulyo (10), Pakis (17), Grabag (11), Tegalrejo (13), Ngluwar (12) dan Windusari (18). “Khusus Kecamatan Ngablak jumlah pendaftar sangat terbatas.”

Dikatakan, peserta yang lolos seleksi administrasi akan mengikuti tes tertulis pada 16 September di GOR Gemilang. Sementara itu, Bawaslu Provinsi Jawa Tengah melantik Fauzan Rofikun S.Ag menjadi Komisioner Panwaskab.  Dengan demikian, formasi Panwaskab kini sudah lengkap tiga orang. (vie/isk)