TETAP MENDUKUNG: Meski terdegradasi, suporter PPSM Sakti Magelang yang tergabung dalam Gate 1 tetap akan mendukung tim pujaannya (AGUS HADIANTO/JAWA POS RADAR KEDU).
TETAP MENDUKUNG: Meski terdegradasi, suporter PPSM Sakti Magelang yang tergabung dalam Gate 1 tetap akan mendukung tim pujaannya (AGUS HADIANTO/JAWA POS RADAR KEDU).

MAGELANG–Kekalahan menyakitkan PPSM Sakti Magelang melawan Sragen United (SU) di laga penentuan pada Senin (11/9) lalu, menyisakan sedih yang mendalam bagi para suporter setia. Kekalahan itu, membuat Laskar Macan Tidar terdegradasi ke Liga 3 Indonesia musim depan. Meski begitu, suporter tetap setia mendukung PPSM.

“Naik kasta kami bangga, bertahan di Liga 2 kami terima, turun kasta pun kami akan tetap setia. Kami tak peduli PPSM ada divisi manapun, kami di Gate 1 tetap setia mendukung,” kata seorang pengurus Gate 1, Indri Agusti, Rabu (13/9) kemarin.

Indri menjelaskan, Gate 1 adalah wadah gabungan para suporter dari berbagai komunitas yang setia menonton laga PPSM dari tribun pojok selatan. Indri mengaku sedih atas kekalahan di laga yang sangat menentukan nasib klub kesayangannya.

“Jelas kami sangat sedih, karena kekalahan itu membuat PPSM terdegradasi dari Liga 2 Indonesia. Tapi, mau bagaimana lagi, kenyataannya memang seperti itu. Itu sudah konsekuensi.”

Meski sedih, Indri menegaskan, para supporter akan tetap setia mendukung tim oranye, apapun kondisinya. Di saat seperti ini pun, Indri mengaku, pihaknya tetap mendukung klub agar tidak larut dalam kesedihan. Juga agar klub tegar menghadapi kenyataan.

Head Coach PPSM Sakti Magelang, Siswanto ‘Kancil’, meminta maaf kepada suporter karena tidak bisa memberikan hasil terbaik. Siswanto mengaku, para pemain sudah memberikan semua kemampuan untuk meraih kemenangan.

“Saya sangat berterimakasih kepada para pemain karena tampil sangat maksimal, meski hasil yang diharapkan tidak tercapai. Kami gagal untuk masuk zona play off, karena memang kita gagal memanfaatkan poin kala di kandang.”

Manajer PPSM Sakti Magelang, H. Sallafudin juga meminta maaf kepada supporter, karena tidak bisa meraih hasil maksimal saat bertandang melawan Sragen United. Terkait degradasi, Gus Sallaf–panggilan akrab Sallafudin– belum bisa berbicara banyak. Menurut Gus Sallaf, ia berharap ada perubahan regulasi. “Yang jelas, kami juga tidak ingin terdegradasi ke Liga 3.” (cr3/isk)