Momentum Genjot Pembinaan

149
RESMI DIBUKA: Dari kiri Ketua Panitia Popnas XIV/2017, Sri Puryono, Menpora Imam Nahrawi daan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat membuka Popnas Semalam (12/9) (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG).
RESMI DIBUKA: Dari kiri Ketua Panitia Popnas XIV/2017, Sri Puryono, Menpora Imam Nahrawi daan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat membuka Popnas Semalam (12/9) (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG).

SEMARANG – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi ingin Indonesia tidak defisit atlet. Hal ini disampaikan dalam pembukaan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XIV/ 2017 di Lapangan Simpang Lima, Semarang, Selasa (12/9) malam.

Ia mengatakan, Pekan Olahraga Nasional Pelajar (Popnas) ini menjadi ajang untuk mencari bibit-bibit muda di Indonesia untuk dipersiapkan menjadi atlet tangguh di kemudian hari.”Kita harus mencari sebanyak-banyaknya atlet potensial dari daerah-daerah, sekolah-sekolah untuk suatu hari nanti kita antarkan menuju prestasi yang lebih tinggi,” ujarnya di hadapan kontingen dari 34 Provinsi di Indonesia.

BIDIK JUARA UMUM: Kontingen Jateng saat defile atlet yang dipimpin oleh Kepala Disporapar Jateng Urip Sihabudin (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG).
BIDIK JUARA UMUM: Kontingen Jateng saat defile atlet yang dipimpin oleh Kepala Disporapar Jateng Urip Sihabudin (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG).

Imam meminta agar dalam gelaran Popnas ini para atlet dapat bermain dengan sportif. Dalam hal ini, Menpora juga mengajak semua pihak untuk belajar dari pengalaman di ajang SEA Games beberapa waktu lalu.”Bahwa ada yang bermain dengan tidak sportif. Jangan sampai kita seperti itu. Semoga event ini mampu mengantarkan pelajar Indonesia untuk membawa nama harum Indonesia di masa yang akan datang,” ujar Imam Nahrawi.

Senada dengan Menpora, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta agar seluruh perangkat pertandingan dapat melakukan tugasnya dengan fair. Sementara para atlet dapat bertanding dengan sportif.

Meskipun sarat dengan kompetisi, Ganjar menyebut dalam pertandingan di Popnas ini ada persaudaraan, ada nama NKRI yang harus dijaga.”Mari dengan olahraga ini kita tunjukkan karakter sportifitas kita,” kata Ganjar.

Dalam kesempatan yang sama Ganjar mengharapkan, Popnas 2017 ini dapat menjadi ajang pengukuran apakah nantinya para pelajar ini bisa disiapkan untuk membawa nama harum bangsa.”Kita semua yang mengawasi dan terus memantau agar mereka menjadi atlet hebat di masa depan. Ajak para atlet ini piknik agar mereka yang menang semakin bahagia. Ketika pulang membeli oleh-oleh dari Jawa Tengah,” tandas Ganjar yang diikuti tawa hadirin.

Sementara itu, Ketua Umum PB Popnas XIV/2017, Sri Puryono,  yang juga merupakan Sekda Jateng, menjelaskan tujuan diadakan Popnas ini diantaranya untuk mengukur pencapaian pembinaan prestasi atlet Nasional. Selain itu juga untuk mencetak dan melahirkan atlet terbaik di Indonesia.”Popnas tahun ini mempertandingkan 21 cabang olahraga resmi dan 4 eksibisi,” jelasnya.

Dalam gelaran Popnas tahun ini, total terdapat 287 emas, 287 perak dan 417 perunggu yang akan diperebutkan. Sementara olahraga eksibisi memperebutkan 33 emas, 33 perak, 62 perunggu. (cr4/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here