Kunjungi RSUD, Pastikan Bangun Ruang Terpadu

124
DIALOG: Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi melakukan dialog pada pasien RSUD Kajen yang sedang menunggu layanan kesehatan di ruang tunggu, Selasa (12/9) kemarin (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG).
DIALOG: Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi melakukan dialog pada pasien RSUD Kajen yang sedang menunggu layanan kesehatan di ruang tunggu, Selasa (12/9) kemarin (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG).

KAJEN-Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, Selasa (12/9) kemarin, terkejut ketika melihat ratusan warga antre dan berdesak-desakan di ruang tunggu setiap poli layanan kesehatan di RSUD Kajen. Bahkan ratusan warga tersebut, sudah antre sejak dini hari ketika pelayanan kesehatan RSUD Kajen belum dibuka.

Melihat kondisi warga yang antre, Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, akhirnya mendatangi setiap unit layanan kesehatan RSUD Kajen, mulai dari poli umum, poli penyakit dalam hingga ruang tunggu persalinan. Bahkan, setiap poli layanan kesehatan, Bupati Asip melakukan dialog dengan warga atau pasien yang menunggu layanan kesehatan tersebut untuk meminta masukan atau saran dan kritik.

Dari beberapa masukan masyarakat yang antre di layanan kesehatan RSUD Kajen, mereka berpendapat bahwa layanan kesehatan secara umum baik, petugas ramah dan cepat, serta murah, bahkan gratis. Namun ruang tunggu yang ada di RSUD Kajen kurang nyaman, karena banyaknya pasien dan warga yang antre untuk mendapatkan layanan kesehatan.

Humas RSUD Kajen, Widodo, mengungkapkan bahwa RSUD Kajen memang membutuhkan layanan poli terpadu, yakni satu ruangan yang melayani semua unit kesehatan secara terpadu dalam satu ruang.

Dengan begitu, tempat pendaftaran tidak lagi tersebar di banyak tempat, khususnya layanan kesehatan terpadu untuk VVIP. Karena kamar inap VVIP di RSUD Kajen hanya ada 8 unit, sehingga banyak pasien VVIP yang antre. “RSUD Kajen masih ada 1,5 hektare lagi lahan kosong yang dapat digunakan sebagai layanan poli terpadu untuk VVIP atau lainnya,” ungkap Widodo.

Sementara itu, Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, mengatakan bahwa RSUD Kajen sudah saatnya melakukan pelebaran atau pengembangan tempat pelayanan atau dibuat ruang pengembangan bertingkat, yakni bawah untuk pendaftaran dan ruang atas untuk layanan kesehatan dan rawat inap.

Menurutnya, banyaknya warga masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan hingga rela antre berjam-jam menunjukkan bahwa layanan kesehatan di RSUD Kajen sangat baik. Sehingga warga masyarakat rela antre lebih lama.

“Sudah saatnya RSUD Kajen membangun ruang baru bertingkat. Bagian bawah untuk pendaftaran layanan terpadu dalam satu gedung, dimana ruangan tersebut merupakan satu kesatuan dalam satu layanan. Sedangkan, ruang di atasnya untuk layanan kesehatan dan rawat inap. Sehingga tidak ada lagi ruang pendaftaran layanan kesehatan yang berpencar dan berjubel seperti ini,” kata Bupati Asip.

Bupati Asip juga menegaskan bahwa Pemkab Pekalongan akan segera membangun ruang layanan terpadu tersebut, termasuk ruang layanan terpadu untuk VVIP yang saat ini ruangannya sangat terbatas. “Tahun 2018 nanti, RSUD Kajen harus sudah memiliki ruang layanan terpadu dan untuk VVIP, agar masyarakat Kabupaten Pekalongan lebih nyaman,” tegas Bupati Asip. (thd/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here