DAFTAR : Puluhan pendaftar Panwascam mengantre di sekretariat Panwaskab Temanggung, kemarin (Ahsan fauzi/radar kedu).
DAFTAR : Puluhan pendaftar Panwascam mengantre di sekretariat Panwaskab Temanggung, kemarin (Ahsan fauzi/radar kedu).

TEMANGGUNG–Animo warga Temanggung untuk mendaftar sebagai Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Pemilu terbilang tinggi. Pada hari penutupan pendaftaran kemarin, sedikitnya tercatat ada 200 pendaftar.

Ketua Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten (Panwaskab) Temanggung Ferry Baehaky mengatakan, animo masyarakat Temanggung untuk ikut dalam dunia pengawasan pada pemilihan bupati dan wakil bupati serta pemilihan gubernur dan wakil gubernur pada Pemilihan Kepala Daerah 2018 mendatang sangat tinggi.

“Hari ini (kemarin,Red), yang merupakan hari terakhir pendaftaran, tercatat sudah lebih dari 200 pendaftar,” kata Ferry, Selasa (12/9).

Ferry menuturkan, dari 20 kecamatan yang ada di wilayah administrasi Temanggung dua kecamatan yakni Kecamatan Temanggung dan Kedu menjadi kecamatan dengan jumlah pendaftaran terbanyak. Jumlahnya lebih dari 20 orang.

Sedangkan kecamatan lainnya kata Ferry, jumlahnya tidak sebanyak dua kecamatan tersebut. Rata-rata jumlah pendaftar di delapan belas kecamatan lainnya hanya belasan orang saja. “Ini menunjukan bahwa kepedulian masyarakat terhadap pelaksanaan pilkada semakin tinggi,” terangnya.

Ia mengatakan, setelah pemeriksaan keabsahan dan legalitas berkas pada 8 sampai 12 September, pengumuman calon yang lulus penelitian administrasi pada 13 September. Seleksi tertulis pada antara 14 sampai 17 September, sedangkan pengumuman tertulis pada 18 September.

Ferry menjelaskan, sesuai dengan aturan yang berlaku, setiap kecamatan hanya akan ada tiga anggota Panwascam, sehingga meskipun yang mendaftarkan diri jumlahnya cukup banyak, namun pada akhirnya hanya akan diambil tiga orang untuk bertugas sebagai Panwascam di setiap kecamatan.

“Hanya ada tiga orang saja. Seleksi akan kami lakukan dengan sistem gugur. Ketika tidak lulus saat tes tertulis maka secara otomatis tidak akan mengikuti ujian wawancara,” terangnya.

Dikatakanya, tes wawancara sendiri akan dilakukan pada 20 September dan rapat pleno untuk menetapkan anggota panwas pada 22 September. Pengumuman nama yang terpilih pada 25 September.“Tahapannya sudah sangat jelas, dan untuk pelaksanaan harus mengikuti tahapan-tahapan tersebut,” pungkasnya. (san/lis)