MU Sabet Juara I LSN Regional 1 Jateng

400
BANGGA: Tim Manhik United keluar sebagai juara dalam LSN Region I Jateng di Lapangan Garuda, Srogo, Desa Sidorejo, Brangsong, kemarin (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG).
BANGGA: Tim Manhik United keluar sebagai juara dalam LSN Region I Jateng di Lapangan Garuda, Srogo, Desa Sidorejo, Brangsong, kemarin (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG).

KENDAL—Tim Kesebelasan Manhik United (MU) keluar sebagai Juara I dalam kejuaraan Liga Santri Nusantara (LSN) Regional 1 Jawa Tengah (Jateng). Tim dari Pondok Pesantren Manbaul Hikmah itu berhasil menyabet Piala Gus Alam (GA) setelah berhasil mengalahkan tim kesebelasan Alfalah FC dari Salatiga di Lapangan Garuda Desa Sidorejo, Kecamatan Brangsong.

Laga Final kedua tim berlangsung sengit dengan perolehan skor 4-3 untuk MU. Skor tersebut didapat melalui adu penalti. Sebab dari babak pertama hingga peluit panjang dibunyikan, kedua tim tidak berhasil mencetak angka sama sekali. Akhirnya oleh wasit diputuskan melalui adu penalti.

Manajer MU, Basyarohman mengatakan, kemenangannya merupakan hasil kekompakan semua tim. Tidak hanya pemain, tapi juga tim official dan suporter yang selalu setia mendukung MU setiap kali bermain. “Kemenangan ini memang sudah kami targetkan. Kami juga berharap di LSN tingkat nasional nantinya kami bisa lolos sebagai juara umum,” katanya, kemarin (11/9).

Perihal kesiapan pemainnya menghadapi LSN tingkat nasional, pihaknya akan terus melatih para pemainnya dan memperbaiki beberapa kelemahan selama bermain. “Sebelum ke tingkat nasional, antar juara antar Region nanti akan diadu pada 30 September GOR Kartini, Jepara,” tandasnya.

Menurutnya, skill pemain juga perlu ditingkatkan. Terutama striker, sebab ia melihat banyak kesempatan gol namun tidak dimanfaatkan baik oleh para pemain. “Kami akan lakukan evaluasi juga terhadap penguasaan bola,” tambahnya.

Ketua Panitia Pelaksana LSN Regional 1 Jateng, Sholahuddin Alahmadi mengatakan, bahwa untuk regional 1 Jateng diikuti oleh 27 tim dari 27 pondok pesantren (ponpes) di Jateng.  Untuk zona Semarang Raya (Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Salatiga, Kendal).Selain itu jug digelar di Zona Pati Raya (Demak, Kudus, Jepara, Pati, Rembang, BLora, Grobogan) ada 13 tim. “Untuk Zoa Pati Raya akan digelar di Blora pada 15 September 2017 mendatang,” katanya.

Koordinator LSN Regional Jateng, Fahsin M Faal mengungkapkan, Juara regional I Jateng nantinya akan dilombakan lagi untuk mengikuti putaran di LSN tingkat nasional. “Ini adalah LSN tahun kedua, diharapkan nantinya bisa profesional oleh PSSI sehingga santri juga menjadi pesepak bola profesional,” katanya.

Anggota DPR RI, Alamuddin Dimyati Rois mengatakan semangat dari LSN ini memfasiitasi bakat-bakat santri. Bahwa santri tidak hanya pandai mengaji saja tapi juga pandai dalam berbagai hal.

“Saya melihat bahwa santri sudah pernah ada yang jadi Presiden RI, Mmenteri, anggota DPR RI, kepala daerah. Nah, untuk pemain sepak bola dari banyaknya pemain sepakbola baru segelintir yang dari santri,” kata pria yang akrab disapa Gus Alam.

Maka ia berharap tahun ini separoh dari pemain nasional adalah dari santri, sebagai bukti bahwa santri serba bisa. “Santri bisa menjadi pesepak bola profesional seperti Ronaldo, Leonal Messi dan pemain kelas dunia lainnya,” katanya. (bud/zal)

Silakan beri komentar.