Kalah, PPSM Sakti Degradasi

595
GAGAL BERTAHAN : Pemain PPSM Sakti Magelang Ronaldo da Silva (26) berebut bola dengan pemain Sragen United di Stadion Wergu Wetan Kudus, kemarin (DONNY SETYAWAN/JAWA POS RADAR KUDUS).
GAGAL BERTAHAN : Pemain PPSM Sakti Magelang Ronaldo da Silva (26) berebut bola dengan pemain Sragen United di Stadion Wergu Wetan Kudus, kemarin (DONNY SETYAWAN/JAWA POS RADAR KUDUS).

KUDUS—PPSM Sakti Magelang gagal bertahan di kompetisi Liga 2 musim depan. Tim Macan Tidar terdegradasi ke Liga 3 setelah pada pertandingan terakhir takluk 0-2 dari tuan rumah Sragen United. Pertandingan tanpa penonton tersebut berlangsung di Stadion Wergu Wetan, Kudus, Senin (11/9) sore.

Meski berhasil menang, tapi nasib Sragen United sama dengan PPSM. Sebab pada waktu yang bersamaan, tuan rumah Persipur Purwodadi berhasil menaklukkan tamunya Persipon Pontianak dengan skor 3-1. Dengan demikian, Persipur menemani PSIR Rembang mencoba mencari kesempatan bertahan di Liga 2 musim depan lewat babak play off. Sementara wakil Grup 4 yang masuk babak 16 besar adalah PSIS Semarang sebagai pemuncak klasemen dan Persis Solo sebagai runner up.

DOKUMEN PRIBADI RADAR SEMARANG
DOKUMEN PRIBADI RADAR SEMARANG

Sragen United membuka kemenangan lewat eksekusi penalti Elthon Maran di menit ke-21. Anak asuhan Firmandoyo memantapkan kemenangan lewat gol Andrid Wibawa di menit 64.

“Kekalahan PPSM banyak faktor nonteknis. Secara permainan, tim kami mampu mengimbangi permainan Sragen. Namun gol pertama Sragen melalui penalti, meruntuhkan mental para pemain,” papar Manajer Operasional PPSM Eko ‘Concon’, Senin (11/9).

Eko menegaskan, faktor nonteknis yang turut mempengaruhi permainan tim adalah tidak adanya dukungan suporter dan dipindahnya lokasi pertandingan. “Apalagi memang para pemain juga punya tekanan besar, ini adalah pertandingan penentuan. Secara kualitas, permainan kami sama dengan Sragen. Yang pasti, kami sudah mengerahkan semua kemampuan kami agar menang, namun akhirnya hasil akhir berbeda,” papar Eko.

Terkait dengan nasib PPSM di musim depan, Eko mengatakan, belum mengetahui apakah resmi terdegradasi atau nanti akan ada perubahan regulasi. “Kita tidak tahu apakah ada regulasi baru dari badan liga. Ya jelas kami tidak mengharapkan tidak terdegradasi ke Liga 3. Untuk itu, kami meminta agar seluruh suporter PPSM bisa solid dan terus mendukung kami,” jelas Eko.

Pelatih Sragen United Firmandoyo menjelaskan, pemain Sragen United sudah berusaha maksimal meraih kemenangan, tapi posisi klasemen akhir ditentukan oleh pertandingan lainnya, Persipur melawan Persipon. “Saya pribadi minta maaf kepada jajaran manajemen karena saya belum bisa membawa lolos tim. Hanya sampai di sini,” kata Firmandoyo seusai pertandingan.

Sementara itu, di Stadion Krida Bhakti Purwodadi, Persipur berhasil mempermalukan tim tamu Persipon Pontianak dengan skor 3-1. Tiga gol tim Laskar Petir dicetak oleh Oni Obeth Munipa (28’,69’) dan Albebta Dewangga Saputra (43’). Sementara, gol penghibur Persipon dicetak Septa Lingga Praseti pada menit ke-64.

Pelatih Persipur Wahyu Teguh mengatakan, kemenangan sesuai dengan target awal, sehingga timnya bisa mengamankan posisi empat besar di klasemen akhir grup. ”Setelah ini, kami akan persiapan menghadapi playoff,” kata Wahyu Teguh. (cr3/ful/mun/aji/jpg/ton)