33 C
Semarang
Jumat, 29 Mei 2020

Tamzil Back to Fight

Another

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

KUDUS – Pilkada Kudus 2018 bakal sengit. Pertarungan merah-hijau seperti Pilkada 2013 silam kemungkinan besar akan terulang. Bupati Kudus 2003-2008 Muhammad Tamzil positif mendaftar bakal calon bupati (bacabup) lewat DPC PKB. Lelaki yang menjadi rival Bupati Kudus Musthofa dalam pilkada lima tahun lalu, kembali bertarung memperebutkan K1 (bupati).

Ketika mendaftar kemarin, cukup mengagetkan sejumlah pihak. Sebab, namanya baru muncul ke publik sekitar empat hari ini. Terlebih setelah apa yang menimpanya beberapa tahun ini, banyak yang tidak mengira Tamzil berniat nyabup lagi.

Tamzil mendatangi kantor DPC PKB Kudus sekitar pukul 11.00. Dia ditemani mantan anggota DPRD dari Partai Demokrat. Dengan memakai baju putih, pria yang dua kali bertarung dengan Bupati Musthofa (Pilkada 2003 dan Pilkada 2013) menyerahkan berkas yang semula sudah diambil timnya tiga hari lalu. “Kami sudah berpikir dengan cermat dan strategis untuk memutuskan maju dalam Pilkada 2018,” katanya kemarin.

Tamzil memutuskan kembali maju karena ingin mengabdi di Kudus lagi. Apalagi banyak potensi yang perlu dioptimalkan. Selain itu, juga ada tokoh masyarakat yang menghubunginya agar kembali maju.

Pihaknya mendaftar ke PKB karena memang masih membuka pendaftaran dan memiliki enam kursi. Artinya dia masih butuh melakukan komunikasi politik dengan partai lain, terutama yang belum melakukan pembukaan pendaftaran. “Kami akan ikuti perintah PKB seperti apa nantinya, tentu kami berharap mendapatkan rekomendasinya,” terangnya.

Ketika mendapatkan rekomendasi PKB, Tamzil masih membutuhkan tiga kursi lagi. Karena PKB baru memiliki enam kursi. Sementara syarat minimal untuk mengusung kandidat lewat parpol adalah sembilan kursi di DPRD Kudus. Sehingga komunikasi politik dengan parpol lain tetap akan dilakukannya.

Dia akan mendaftar juga ke Partai Hanura. Kendati pendaftarannya sudah tutup, rencananya akan mendaftar ke DPP. Selain itu mendaftar ke Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional yang masih sangat terbuka. “Masih ada kesempatan. Ada partai yang belum memutuskan. Ini baru proses awal,” ujarnya.

Ditanya terkait kasus korupsi yang pernah membelitnya, dia mengaku tidak masalah. Sebab, sudah menjadi masa lalu. Dia menyerahkan semuanya kepada masyarakat untuk memilih dirinya atau tidak dalam pilkada mendatang.

Namun yang jelas, secara aturan masih sangat memungkinkan untuk maju. Selain itu pembelian sarana dan prasarana pendidikan pada 2004 yang membelitnya juga masih digunakan sampai saat ini. “Itu bagian dari masa lalu saya,” tegasnya.

Ketua DPC PKB Kudus Ilwani menerima dokumen pendaftaran M. Tamzil. Sampai saat ini sudah ada empat orang yang mendaftar ke DPC PKB. Namun untuk urusan rekomendasi semuanya di tangan DPP. Yang jelas dalam penentuan rekomendasi sudah ada mekanismenya.

Seperti diketahui, Tamzil dijatuhi hukuman pidana 22 bulan penjara terkait kasus korupsi sarana dan prasarana pendidikan di Kudus pada 2004 silam. Namun Tamzil sudah bebas pada Desember 2015 setelah menjalani hukuman tersebut.

Jika Tamzil mendapatkan rekomendasi, bukan tidak mungkin pertarungan sengit merah-hijau terulang. Yakni kubu Tamzil dan Bupati Musthofa. Meski Musthofa tidak dapat maju lagi karena sudah dua periode dan ingin nyagub (nyalon gubernur), tapi dia berkewajiban mengamankan posisinya. Artinya, kadernya harus dibantu all out supaya bisa memenangkan Pilkada 2018. (lis/lil/jpr/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

More Articles Like This

Must Read

Pelari Nyeker Kebanjiran Hadiah

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Kerja dan kemauan keras bisa mengalahkan keterbatasan. Hal ini dibuktikan Ahmad Rizal Akbar, siswa SMP Islam FQ Wonokerto, Kota Pekalongan. Rizal berhasil...

Seminar Geriatri, Rehabilitatif, dan Nutrisi

RADARSEMARANG.COM - RSI Sultan Agung Semarang menggelar seminar penatalaksanaan pasien geriatri dari bidang medis klinis, rehabilitatif, nutrisi dan kesehatan jiwa, Sabtu (10/3) di Hall...

Kolaborasi Musisi Top Satu Panggung

EPlaza Semarang, akhir pekan lalu menggeber event bertajuk ‘Playmaker After Hour Music’. Beberapa personel grup musik ternama di Indonesia, berkolaborasi dalam satu panggung. Di...

Pemain Unggulan Usaha Keras Maju Semi Final

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Hasil kejutan terjadi dalam pertandingan lanjutan gelaran Djarum Foundation Kejuaraan Bulutangkis Bupati Cup VIII Magelang 2018. Pada hari kedua pertandingan di...

Polisi Pekalongan Bongkar Rumah Janda

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Rumah janda tua Mbah Jasmi,70, yang hidup sebatang kara di daerah Salam Manis RT 3 RW 13, Kelurahan Kandang Panjang Kecamatan Pekalongan Utara Kota...

Saat Jalur Gunung Prau Baru Hendak Dibuka

Gunung Prau di kawasan dataran tinggi Dieng (Dieng Plateau) masih belum dikunjungi wisatawan. Objek wisata alam sunrise terbaik di Pulau Jawa itu, masih dalam...