33 C
Semarang
Jumat, 29 Mei 2020

S3, Diberi Uang Saku Rp 4,5 Juta

 300 Mahasiswa Untidar Terima Bantuan Bidikmisi

Another

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

MAGELANG– Sebanyak 300 mahasiswa Universitas Tidar (Untidar) Magelang menerima bantuan Bidikmisi tahun akademik 2017/2018. Para penerima Bidikmisi diharapkan mampu mengikuti Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan memanfaatkan bantuan Bidikmisi dengan sebaik-baiknya.

“Mari selalu bersemangat dalam berprestasi. Lulus tepat waktu, bahkan kalalu memungkinkan 3,5 tahun saja dengan IPK diatas 3.5 lalu, lanjut program akselerasi ke S2 dan S3,” kata Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Untidar, Dr. Bambang Kuncoro, M.Si, dalam Sosialisasi Penerima Bantuan Biaya Pendidikan Bidikmisi 2017, Jumat (08/09) lalu.

Bambang menjelaskan, tujuan kegiatan tersebut untuk menyosialisasikan bantuan Bidikmisi, memberikan motivasi serta arahan PKM bagi 300 mahasiswa penerima bantuan Bidikmisi.

Dikatakan, kampus mendukung mahasiswa penerima Bidikmisi yang mau melanjutkan pendidikan hingga S3 dengan program akselerasi dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Mahasiswa Bidikmisi program Sarjana (S1), menurut Bambang, mendapatkan uang saku Rp 650 ribu/bulan.

“Jika bisa melanjutkan hingga S2, maka uang saku yang diterima Rp 3.750.000 dan program S3 Rp 4.500.000 per bulan. Tidak perlu khawatir soal biaya lagi untuk mendapatkan pendidikan terbaik, pemerintah telah memberikan solusi lewat program Bidikmisi atau program beasiswa lainnya.”

Kepala Bagian Akademi, Biro Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan dan Kerjasama (BAKPK) Untidar, David Budhi Hartono SE, mengatakan, pihaknya menjamin mahasiswa penerima Bidikmisi dipermudah terkait rekening penerimaaan bantuan.

Dalam kesempatan itu, motivator Fuzna Marzuqoh memberikan motivasi untuk pantang menyerah dalam menggapai impian atau cita-cita. Fuzna menekankan, kesuksesan seseorang tidak bergantung pada biaya. “Sukses bukan masalah berapa banyak biaya yang dibutuhkan, tetapi seberapa besar tekad, kesuksesan, ridho orang tua dan Tuhan dalam proses menuju tujuan akhir,” tutur Fuzna.

Fuzna mengingatkan, sukses itu diawali dengan bagaimana kita mengemas diri sendiri, sehingga memiliki “daya jual”. “Sell your self, bagaimana diri Anda menjalin hubungan dengan orang lain, bagaimana Anda memanfaatkan kekuatan diri (pikiran) dalam mencapai tujuan dan bagaimana Anda menjangkau cita-cita Anda. Buatlah diri Anda diterima, disukai, dan dipercaya orang lain, maka sukses pasti dapat diraih,” pungkas ibu dua anak itu. (cr3/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

More Articles Like This

Must Read

Aplikasi Android Permudah Siswa Pelajari Food Additive

RADARSEMARANG.COM - Semakin banyaknya jenis makanan yang beredar di masyarakat, makin banyak pula ragam pengolahan yang diterapkan pada bahan pangan. Pengolahan bahan pangan yang...

Sragen United Kehilangan Poin Kandang

SEMARANG – Tim Sragen United gagal memenuhi ambisi mereka untuk mengamankan tiga poin kandang setelah harus menelan kekalahan 2-0 atas PSIR Rembang dalam lanjutan...

Dewan Sesalkan Sikap Pansel

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – DPRD Kabupaten Semarang menyesalkan sikap dari anggota Panitia Seleksi (Pansel) pejabat tinggi pratama eselon II di lingkungan Pemkab Semarang. Dimana mereka...

Komitmen Entaskan Kemiskinan

GETASAN - Sebagai Ibu Kota Kecamatan, Desa Getasan optimistis untuk bisa menjadi Desa yang mandiri. Berbagai upaya dilakukan oleh Pemerintah Desa untuk membuat kesejahteraan warga...

Punya Ekskul Panjat Tebing dan Rintis Jurnalistik

RADARSEMARANG.COM - KEGIATAN ekstra kurikuler (Ekskul) SMAN 1 Boja Kendal, patut diapresiasi. Meski sekolah pinggiran, memiliki segudang prestasi baik di bidang akademik maupun non akademik....

Tumbuhkan Kesadaran Hukum Melalui Gerbang Sekolah

RADARSEMARANG.COM - HAMPIR setiap hari kita mendapat informasi mengenai pelanggaran hukum, baik di lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat maupun bangsa dan negara. Pelanggaran hukum merupakan...