Merasakan Pedihnya Muslim Rohingnya

456
DEMI ROHINGNYA: Siswa SMA IT Ihsanul FIkri melakukan aksi teatrikal di sepanjang jalan masuk komplek Ponpes Pabelan Mungkid, kemarin (MUKHTAR LUTFI/JAWA POS RADAR KEDU).
DEMI ROHINGNYA: Siswa SMA IT Ihsanul FIkri melakukan aksi teatrikal di sepanjang jalan masuk komplek Ponpes Pabelan Mungkid, kemarin (MUKHTAR LUTFI/JAWA POS RADAR KEDU).

MUNGKID—Kepedulian terhadap kasus kemanusiaan di Rohingnya, terus mengalir. Di Kabupaten Magelang, siswa SMA IT Ihsanul Fikri Mungkid, misalnya, akhir pekan lalu, menggelar teatrikal untuk menggalang dana bantuan bagi para korban.

Mengenakan pakaian compang-camping dan penuh “darah”, sekelompok siswa terkapar di pinggir jalan. Mereka tak kuasa melawan, ketika terus dipukuli dan dianiaya oleh sekelompok orang berpakaian militer. Mereka menjerit dan berteriak meminta tolong kepada orang-orang yang lewat.

Jeritan tolong para siswa memantik perhatian waga yang tengah melintas. Suasana pun sontak ramai. Tak sedikit yang mengabadikan momen teatrikal itu dengan kamera pintar.

“Semoga aksi ini bisa menggugah kesadaran dan kepedulian warga, baik sekitar pondok atau dunia,” tutur Pimpinan Ponpes Ihsanul Fikri, Ustad Kasban, Lc. Melalui aksi ini, pihaknya ingin menyerukan kepedulian terhadap sesama. Khususnya, tragedi kemanusiaan di Rohingnya.

Kasban menyampaikan, pihaknya juga menyerukan kepada santri agar aktif mengadakan aksi dan galang dana untuk Rohingya. “​Kalian silakan adakan aksi kepedulian dan galang dana untuk saudara muslim kita di rohingya.​ Saat ini, tidak perlulah kalian ke sana (Myanmar). Cukup kalian lakukan aksi kepedulian dan kalian belajar dengan sungguh-sungguh.” (vie/isk)