33 C
Semarang
Kamis, 28 Mei 2020

Siaga 24 Jam, Waspada Kekeringan

Another

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

SEMARANG-Sedikitnya ada tiga kecamatan di Kota Semarang minim air bersih untuk kebutuhan konsumsi. Terlebih selama musim kemarau tiba seperti saat ini. Tiga kecamatan tersebut di antaranya Kelurahan Deliksari Kecamatan Gunungpati; Kelurahan Rowosari Kecamatan Tembalang; dan Kemijen Kecamatan Semarang Timur.

Saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang siaga 24 jam untuk mengantisipasi adanya kekeringan di Kota Semarang. Kepala BPBD Kota Semarang Agus Harmunanto mengatakan tiga kecamatan tersebut menjadi titik yang cukup rawan kekurangan air bersih saat musim kemarau. Tetapi untuk masalah kekeringan di Kota Semarang belum terlalu serius. “Tiga kelurahan itu perlu mendapat perhatian khusus yakni di Deliksari, Rowosari, dan Kemijen,” kata Agus, kemarin.

Kekurangan air bersih di tiga wilayah tersebut jangkauannya juga hanya lingkup RW, sehingga tidak terlalu luas. “Sejauh ini bisa kami atasi dengan koordinasi bersama PDAM. Bantuan air bersih telah diberikan di tiga wilayah tersebut. Tetapi kami tetap siaga jika sewaktu-waktu dibutuhkan untuk menyuplai air bersih di tiga lokasi itu,” katanya.

Permintaan air bersih, kata dia, hanya untuk kebutuhan hidup dan konsumsi masyarakat Kota Semarang. Apabila ada permintaan warga untuk keperluan lain, misalnya mengairi sawah, pihaknya tidak bisa melayani.

Dia meminta agar warga bisa tanggap dengan segera melapor apabila kekurangan air bersih. “Kami selalu siap siaga untuk membantu memenuhi permintaan air bersih bagi warga Kota Semarang bekerjasama dengan PDAM. Selain sering didrop air bersih dengan tangki PDAM, BPBD juga membuatkan tandon air bersih di wilayah Rowosari. Sehingga memudahkan warga untuk memenuhi kebutuhan air bersih,” katanya.

Sejauh ini, kata dia, persediaan air bersih di Kota Semarang cukup memadai. Namun di titik-titik tertentu kondisinya belum tercover layanan PDAM. “Prinsipnya BPBD siaga 24 jam untuk mengirimkan bantuan air bersih,” imbuhnya.

Menurut Agus, puncak musim kemarau tahun ini masih akan berlangsung hingga Oktober atau awal November. Sehingga kemungkinan kekurangan air bersih untuk beberapa titik daerah masih diwaspadai. “Kami akan selalu memantau, warga juga harus segera melaporkan apabila daerah tersebut kekurangan air bersih. Tidak hanya masalah kekurangan air bersih, musim kemarau seperti ini juga rawan bencana kebakaran. Kami minta masyarakat juga agar peduli lingkunga dan berhati-hati terhadap pemicu kebakaran,” katanya.

Humas PDAM Tirta Moedal, Joko Purwanto mengatakan, wilayah yang belum terlayani jaringan PDAM yakni, sebagian besar berada di wilayah Gunungpati, Mijen, Tugu, dan Tembalang. “Untuk Deliksari, Rowosari dan Kemijen sudah dilakukan dropping air bersih empat tangki dengan kapasitas per tangki 5.000 liter. Tiga wilayah yang saat ini mengalami kesulitan air sudah dibantu dropping air bersih,” katanya.

Saat ini, kata dia, cakupan pelayanan PDAM baru mencapai 62 persen wilayah Kota Semarang. “Untuk pemenuhan kebutuhan air bersih, PDAM menggunakan tiga sumber air untuk diolah yakni, air permukaan, sumber mata air dan sumur dalam,” katanya. (amu/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

More Articles Like This

Must Read

Ika Alsmapa Bantu Komputer Untuk UNBK

SEMARANG -Alumnus SMA N 4 yang tergabung dalam Ika ALSMAPA, Rabu (22/11) kemarin, memberikan bantuan 20 komputer untuk keperluan Ujian Negara Berbasis Komputer (UNBK)....

Warga Menunggu Sosialisasi

SEMARANG – Warga di tiga kelurahan yang bakal terdampak proyek tanggul laut sekaligus jalan tol Semarang-Demak sampai saat ini belum menerima sosialisasi dari Pemkot...

Air Rob Sayung Makin Parah dan Meluas

DEMAK-Ari rob dalam dua hari terakhir kembali menenggelamkan sejumlah wilayah desa di Kecamatan Sayung. Selain di Desa Bedono, Sriwulan dan Timbulsloko, air gelombang pasang...

Tip dan Trik Pembelajaran Matematika Menjadi Asyik

RADARSEMARANG.COM - Banyak orang atau siswa beranggapan pelajaran matematika sangat sulit. Apalagi jika guru matematika tersebut terlihat judes dan galak, siswa akan merasa ketakutan....

Rekam Perjalanan dan Promosikan Wisata Pengunungan

Bukan hanya menikmati perjalanan. Anggota Komunitas Abal-Abal Pecinta Alam (Apala)ini juga mempromosikan wisata pengunungan, melalui rekam video dan foto-foto perjalanan pendakian. Seperti apa? JOKO SUSANTO KOMUNITAS Apala...

Targetkan Transaksi Rp 11 M

SEMARANG – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Branch Office Semarang kembali menggelar Garuda Indonesia Travel Fair (GATF). Pada fase kedua yang berlangsung 22 –...