Naik Bus Bareng, Eratkan Tali Persaudaraan

Komunitas Pecinta Transportasi Bus

206

JANGAN tanya berapa jumlah koleksi miniatur bus anggota Komunitas Bismania Korwil Semarang ini. Karena mereka memang tidak memfokuskan diri mengoleksi diecast bus, tapi gemar mengendarai dan menaiki bus.

Di Komunitas Busmania, kata Humas Komunitas Bismania Korwil Semarang, Hafid Febri, yang punya koleksi miniatur bus, paling masing-masing orang hanya punya antara 1 sampai 3 jenis saja.

“Karena hobi kami lebih naik bus, bukan ke miniatur bus. Saya sendiri hanya punya 1 miniatur bus jenis pariwisata dengan ukuran skala 1 banding 20. Waktu itu, saya beli Rp 1,2 juta, sekarang masih saya rawat,” kata Hafid Febri saat dihubungi Jawa Pos Radar Semarang, Sabtu (9/9) kemarin.

Dijelaskan bahwa Komunitas Bismania ini berdiri tahun 2001 di Semarang. Saat ini, beranggotakan 70 orang dari berbagai profesi dengan ketua Augin Maulana Reza. Sedangkan secara nasional anggota 1000 orang lebih. Mereka semua adalah orang yang hobi naik bus. “Saya sendiri awalnya masuk Komunitas Bismania, karena gemar mengendarai bus sebagai alat transportasi saat bepergian. Saya sering menggelar acara ke Jakarta dengan naik bus,” tuturnya.

Menurutnya, dengan mengikuti Komunitas Bismania bisa menambah relasi, memperluas jaringan, mempererat hubungan silaturahmi, menambah teman dan hubungan kerjasama. Terutama para pekerja di Biro Travel jauh lebih menguntungkan bila bergabung dalam Komunitas Bismania.

“Jumlah anggota kami yang berasal dari biro travel memang tidak banyak. Yang jelas, kami berharap anggota Bismania bisa semakin solid dan masyarakat bisa turut menjaga alat transportasi jenis bus,” ujar Hafid yang baru bergabung di komunitas pada 2016.

Seluruh anggota, kerap melakukan kumpul bareng dan menggelar diskusi tentang transportasi bus. Tak hanya itu, rutin juga digelar Jambore Nasional (Jamnas) sebagaimana yang telah dilakukan di Purwokerto beberapa waktu lalu. Dalam kesempatan tersebut, diagendakan juga wisata bareng bersama anggota dari berbagai suku di Indonesia. “Kami mengutamakan menjaga kesatuan dalam kebhinekaan dan mempererat tali persaudaraan,”ungkapnya.

Selain Jamnas dan gathering, imbuhnya, Korwil Semarang kerap mengadakan saur on the road saat Ramadan, touring tengah malam menggunakan bus dan angkutan umum, serta halal bihalal. Kemudian saat perayaan ulang tahun, diagendakan ke panti asuhan peduli terhadap anak yatim. (jks/ida)