Siapkan Rp 3 Miliar untuk Pasar Darurat

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

KEBUMEN—Pemerintah Kabupaten Kebumen berencana segera membangun pasar darurat bagi korban kebakaran Pasar Wonokriyo Gombong, Kamis (7/9) dinihari. Pemkab dan DPRD telah menyepakati untuk menganggarkan dana pembangunan pasar darurat pada APBD Perubahan 2017.

Kepala Bagian Humas sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kebumen Sukamto mengatakan, melalui persetujuan dewan, Pemkab Kebumen akan membangun pasar darurat untuk menampung para pedagang yang kios atau losnya terimbas kebakaran tersebut. Menurut dia, perdagangan di pasar ini harus tetap berjalan meski tertimpa musibah.

“Yang penting kami selamatkan dulu ekonomi pedagang yang kiosnya terbakar dengan membuatkan lapak darurat. Dengan begitu, roda ekonomi mereka tetap jalan,” katanya, Jumat (8/9).

Anggaran yang akan digunakan untuk membangun pasar darurat sebesar Rp 3 miliar. Rencananya, pasar darurat berada di 2 lahan yang tak jauh dari pasar yang terbakar. Satu di antaranya merupakan lahan pangkalan mobil angkutan dekat pasar Gombong. Pasar sementara itu akan menampung kurang lebih 700 pedagang. Sementara pangkalan mobil angkutan akan dipindah sementara ke terminal Gombong yang selama ini jarang difungsikan.

Seperti diberitakan sebelumnya, kebakaran hebat melanda Pasar Wonokriyo Gombong, Kamis (7/9) sekitar pukul 03.30 WIB. Ratusan pedagang kehilangan kios maupun los beserta barang dagangan mereka.

Kapolres Kebumen AKBP Titi Hastuti menjelaskan, penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti. Tapi berdasarkan hasil sementara olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh tim Inafis Polres Kebumen, diduga api berasal dari korsleting listrik.

Berdasarkan data sementara, api membakar 210 petak los di blok J, 252 petak los blok K dan 210 petak los blok L. Total ada 672 los. Sementara untuk kios, sebanyak 22 petak di blok C1, 46 petak di blok C2, 32 petak di blok B dan 11 petak di blok I. Total ada 111 petak kios. “Kerugian material ditaksir kurang lebih Rp 10 miliar,” kata Titi. (*/jpg/ton)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -