33 C
Semarang
Rabu, 15 Juli 2020

Sejumlah Proyek Molor

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

CILACAP – Sejumlah proyek yang didanai APBD Kabupaten Cilacap dipastikan mengalami keterlambatan dari target yang sudah ditetapkan. Salah satunya paket pekerjaan perbaikan dua jembatan di ruas jalan Cilumuh-Rejodadi dan cor beton di ruas serupa. Pekerjaan ini terlambat hingga 15 persen.

“Keterlambatan sampai lima belas persen. Harusnya sudah 71,2, tapi sekarang baru 56 persen,” ujar Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruangan (PUPR) Kabupaten Cilacap Darwoko.

Iaa mengatakan, keterlambatan ini seharusnya bisa diatasi, terutama pada pekerjaan kedua jembatan. Sebab pekerjaan tersebut bisa menggunakan alat manual hingga memudahkan rekanan. Contohnya pekerjaan pemasangan plat, glagar dan handrill di tepi jembatan. “Bisa dipercepat karena manual,” kata dia.

Namun hal ini akan lebih sulit dilakukan pada pekerjaan cor beton. Sebab rekanan harus menyediakan cor hasil mixing dari pabrikan. Keterlambatan ini terjadi karena panjangnya antrean permintaan cor mixing di perusahaan penyedia. “Harus nunggu giliran,” ujarnya.

Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Cilacap Sindy Syakir meminta agar proyek bisa selesai tepat waktu. Jika tidak, akan ada pemutusan kontrak kerja yang justru akan merugikan semua pihak, terutama masyarakat dan Pemkab Cilacap. Karena proyek ini terhenti di tengah jalan dan harus dilanjutkan kembali dengan dana APBD. Fungsi jalan juga tidak bisa maksimal karena pekerjaan belum rampung.

“Semua pihak akan rugi. Rekanan hanya dibayar sesuai progress pekerjaan. Terus nanti menyelesaikannya pakai duit APBD lagi. Masyarakat juga dirugikan karena fungsi jalan terganggu,” jelasnya.

Ia akan melayangkan surat rekomendasi ke Dinas PUPR untuk dijadikan catatan dan langkah lebih lanjut. Selain itu, dinas juga bisa mengambil langkah sesuai prosedur yang ada, termasuk langkah pemutusan kontrak saat tenggat waktu sudah berakhir. “Kalau tidak, maka ada konsekuensi yang harus diberikan dinas kepada penyedia jasa. Seperti masuk black list,” tandasnya. (har/din/jpg/ton)

Berita sebelumyaEmpat Rumah Terbakar
Berita berikutnyaEmpat Rumah Ludes Terbakar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

PHRI Tidak Naikkan Tarif

MAGELANG – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Magelang sepakat tidak akan menaikkan tarif untuk mengambil untung lebih dalam peringatan Hari Olahraga Nasional...

Semula Tuntutan Tugas, Kini Jadi Pendakwah

ATAS kehendak Tuhan YME, cita-cita Mayor Infanteri Syarif Hidayat SAg, MPdi menjadi seorang tentara dan pendakwah, benar-benar diwujudkan. Bahkan, bakatnya menjadi pendakwah sudah muncul...

Ganjar: Jangan Takut Vaksin MR

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta agar masyarakat tidak takut dengan pemberian vaksin Measles Rubella (MR). Karena vaksin itu sangat dibutuhkan anak...

KPU Temukan Data KTP Bermasalah

MAGELANG–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Magelang menemukan dugaan penyalahgunaan KTP dalam kegiatan verifikasi parpol yang saat ini tengah dilakukan hingga 15 November mendatang. Banyak...

Soroti DAK Pendidikan Hingga Perencanaan Pembangunan

Fraksi Gerindra memberikan sejumlah catatan terhadap Rencana APBD Perubahan 2017. Di antaranya terkait program Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidkan dan Perencanaan Pembangunan jangka panjang...

Mr P Kecil, Jadi Minder

Tanya dr Andi: Dok, Mr P saya lebih kecil dari rata-rata, jadi saya malu dengan istri. Saya jadi malas berhubungan, bagaimana solusinya dok? Terimakasih. X di...