Bisnis Hotel Bintang I Kurang Prospektif

127

SEMARANG–Tingkat penghunian kamar (TPK) hotel bintang 1 di Jawa Tengah selama beberapa tahun terakhir, berada pada peringkat terbawah bila dibandingkan dengan hotel-hotel berbintang 2, 3 dan 5.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah, Margo Yuwono mengatakan bahwa TPK hotel berbintang di Jawa Tengah periode Juli tahun 2017 ini tercatat sebesar 56,44 persen, mengalami kenaikan sebesar 9,72 poin dibanding TPK bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 46,72 persen.

Kenaikan TPK bulan Juli tahun ini dibandingkan TPK pada sebelumnya dipengaruhi oleh kenaikan TPK yang terjadi pada semua kelas. Bintang 1 sampai dengan bintang 5, masing-masing kenaikannya sebesar 8,89 poin untuk bintang 1, kemudian 12,71 poin untuk bintang 2, lalu 9,61 poin untuk bintang 3, pada bintang 4 kenaikan mencapai 9,54 poin dan 5,30 poin untuk bintang 5.

Apabila dilihat menurut klasifikasi hotel berbintang, TPK tertinggi pada Juli 2017 terjadi pada hotel bintang 4 yang mencapai 63,50 persen, disusul bintang 3 sebesar 59,69 persen, bintang 2 sebesar 53,79 persen, bintang 5 sebesar 49,70 persen dan terendah pada hotel bintang 1 sebesar 41,38 persen.

“Memang Juli lalu terjadi kenaikan TPK pada semua hotel berbintang. Namun bila diperhatikan polanya, dari bulan ke bulan dan dari tahun ke tahun, TPK hotel bintang 1 selalu berada di posisi paling rendah,” ujarnya, kemarin.

Pada bulan Juli saja, lanjutnya, hanya 41,38 persen. Artinya hanya 41 persen kamar yang terisi dari total kamar yang ada. Terkait sebab maupun pemicu yang menjadikan TPK hotel bintang 1 selalu paling rendah, ia mengaku pihaknya belum melakukan kajian khusus.

“Apakah kaitannya karena bersaing dengan penginapan jenis homestay, saya rasa perkembangan homestay di Jawa Tengah juga tidak sebanyak di Jogjakarta. Jadi tidak terlalu berpengaruh. Namun kalau dilihat TPK-nya, ya memang kalau mau membangun hotel bintang 1 di Jawa Tengah memang kurang berkembang,” ujarnya. (dna/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here