33 C
Semarang
Senin, 13 Juli 2020

Musthofa Konsolidasi ke DPC PDIP di Jateng 

Persiapan Pilgub Jateng

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

TEGAL- Sebagai bentuk keseriusan serta menghargai struktural partai sampai tingkat bawah, H Musthofa mulai melakukan konsolidasi serta sosialisasi ke DPC PDI Perjuangan di Jawa Tengah. Hal itu merupakan bagaian dari proses  pencalonannya sebagai Gubernur Jawa Tengah periode 2018-2023.

Kegiatan ini dimulai dari Kabupaten Kendal dan Kota Pekalongan pada Rabu (6/9). Selanjutnya bersilaturahmi ke Ketua DPC PDIP Kabupaten Brebes, Kota dan Kabupaten Tegal, serta Kabupaten Pekalongan pada Kamis (7/9).

Pada acara konsolidasi ini, Musthofa diterima Ketua DPC PDIP setempat beserta pengurus partai. Selain untuk mohon doa restu dari kader partai, juga untuk menyampaikan rencana yang akan dilakukannya ketika terpilih menjadi gubernur. Dalam penyampaian itu diperlukan saran dan masukan.

“Sebagai kader partai, tentu kami akan mensinergikan tiga pilar partai. Yakni partai, eksekutif, dan legislatif,” jelasnya.

Sinergi yang telah dilakukan di Kudus dengan baik, dipaparkan di hadapan para pengurus DPC PDIP yang dikunjungi. Selain sebagai bupati, Musthofa juga sebagai Ketua DPC PDIP Kudus. Sehingga sangat fasih bagaimana bersinergi dengan baik.

Program sebagai Bupati Kudus 2 periode yang manfaatnya telah dirasakan masyarakat juga dipaparkan. Mulai dari bidang kesehatan, pendidikan, bahkan pemberdayaan UMKM dan berbagai program pro rakyat lainnya.

“Untuk itulah kami mohon doa restu dari saudara-saudaraku semua. Semoga ihtiar saya ini membawa manfaat untuk masyarakat yang lebih luas. Serta ibu Megawati berkenan memberikan rekomendasi sebagai Cagub Jateng” harap Musthofa.

Dalam berbagai pertemuan tersebut, mendapat sambutan positif. Salah seorang pengurus partai, yakni dr Listanto, Wakil ketua DPC PDIP Kendal menyebut bahwa Musthofa punya pengalaman. Dan telah dibuktikannya di Kudus. “Paparannya yang disampaikan bagus. Menurut saya, Pak Musthofa mampu dan layak menjadi gubernur,” terang Listanto.

Sedangkan Ketua PAC Kota Pekalongan Utara, Sumarno, tertarik dengan kiprah Musthofa selama menjadi Bupati Kudus. “Semoga segera dapat rekomendasi dan terpilih sebagai gubernur. Sehingga pembangunan dan programnya bisa dilaksanakan di Pekalongan” harap Sumarno.

Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua DPC PDIP Kota Tegal bidang Polhukam Riyanto. Dia melihat keseriusan Musthofa dalam memimpin. Apalagi membawa visi bagus, dan tentu terbukti memberi manfaat. “Saya juga sangat tertarik dengan pemberdayaan UMKM di Kudus. Semoga nanti bisa meluas ke seluruh Jateng,” harapnya.

Ketua DPC PDIP Kabupaten Tegal Rustoyo mengaku mendapat pengalaman berharga dari Musthofa. Dia bersama jajaran partai akan sosialisasi hingga PAC dan ranting di Kabupaten Tegal. “Semoga Pak Musthofa mendapat rekomendasi sebagai Cagub 2018-2023,” doa Rustoyo.

Pada silaturahmi ke Kabupaten Brebes, Musthofa diterima mantan bupati yang juga Ketua DPC PDIP Indra Kusuma beserta istri serta sejumlah pengurus. Yang juga dihadiri Bupati Brebes Idza Priyanti dan berlangsung akrab. (lil/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tiga Freestyler Asing Unjuk Kebolehan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Event otomotif MXGP seri ke-13 siap digelar di Kota Semarang mulai Jumat (6/7) hari ini hingga Minggu (8/7) besok. Sebagai pra...

Puasa Ramadan, Benteng Hadapi Radikalisasi

RADARSEMARANG.COM - PUASA Ramadan menjadi salah satu dari rukun Islam yang mulai di perintahkan pada tahun ke dua Hijriah, namun sebenarnya puasa juga telah...

Kendal Kekurangan 5.586 PNS

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kendal mengalami kekurangan sebanyak 5.586 orang. Namun kekurangan itu tidak bisa dipenuhi sekaligus lantaran terkendala...

Pemkab Semarang Dinilai Ceroboh

SEMARANG - Terungkapnya draf Raperda Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten Semarang yang menjiplak alias copy paste (copas) Perda Kota Magelang mendapat perhatian Sekda Jateng Sri Puryono. Dijelaskan,...

Dokter Harus Punya SIP

BANDUNG - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mengingatkan seluruh rumah sakit yang bekerjasama untuk patuh terhadap peraturan pemerintah. Yakni kewajiban memiliki Surat Izin...

Jurusan Komunikasi Makin Berat Tantangannya

SEMARANG–Perguruan tinggi saat ini harus menyesuaikan dengan apa yang dibutuhkan masyarakat. Sedangkan tantangan perguruan tinggi yang fokus pada pendidikan ilmu komunikasi, saat ini semakin...