REKA ULANG: Erwin Yoga Cahyono saat menjalani adegan reka ulang di rumah kontrakannya di Genuk Krajan, Candisari, Semarang (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG).
REKA ULANG: Erwin Yoga Cahyono saat menjalani adegan reka ulang di rumah kontrakannya di Genuk Krajan, Candisari, Semarang (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG).

SEMARANG- Erwin Yoga Cahyono, 38, menjadi perhatian warga saat digiring polisi menuju rumah kontrakannnya di Kampung Genuk Krajan RT 7 RW 4, Candisari, Semarang, Kamis (7/9) kemarin. Kedatangan kembali ke kediamannya itu guna menjalani rekonstruksi kasus pembunuhan yang dilakukan terhadap kekasihnya.

Erwin tampak tertunduk lesu saat dibawa menuju tempat kejadian perkara saat ia menghilangkan nyawa kekasihnya, Dewi Astuti, 28, warga Jalan Saptamarga III Banyumanik pada 15 Agustus 2017 lalu. Dalam reka ulang, Erwin memperagakan 18 adegan.

“Di adegan ke-4 terjadi cekcok pada saat keduanya sedang menonton TV di dalam rumah tersebut. Pelaku yang sedang kalap langsung menindih korban dan mencekik lehernya,” ungkap Wakapolsek Gajahmungkur AKP Herman di lokasi rekonstruksi, Kamis (7/9).

Erwin memperagakan peristiwa pembunuhan yang terjadi Selasa (15/8) sekitar 13.30 tersebut. Setelah memastikan korban tewas, selanjutnya pelaku langsung membungkus korban dengan cara dimasukkan ke dalam kantong plastik besar berwarna hitam.

Di hari yang sama, saat malam hari, pelaku membawa mayat korban tersebut menggunakan sepeda motornya menuju Jalan Pawiyatan Luhhur, Bendan Dhuwur, Kecamatan Gajahmungkur.

Sesampainya di lokasi yang letaknya persis di belakang kampus Stikubank, pelaku merasa lokasi tersebut sepi dan langsung membuang mayat korban di tepi jalan sekitar pukul 22.30. “Di lokasi ini, pelaku memperagakan 10 adegan. Reka ulang ini untuk melengkapi berkas yang akan dilimpahkan ke kejaksaan,” tegasnya.

Gelar rekonstruksi kemarin berjalan lancar, dan dijaga ketat anggota kepolisian serta didampingi dua orang dari kejaksaan. Pelaku Erwin menyesali perbuatan pembunuhan yang dilakukan. “Ya saya menyesal, kalau ada waktu kapan pun itu, saya pasti akan meminta maaf sama keluarga korban,” ungkapnya. (tsa/aro)