33 C
Semarang
Kamis, 9 Juli 2020

Kapal Tongkang Kembali Rusak Terumbu Karang

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

SEMARANG – Tragedi rusaknya terumbu karang gara-gara kapal tongkang melintas di perairan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Februari 2017 lalu, kembali terjadi. Hingga saat ini, kapal tongkang masih sering melintasi kawasan terumbu karang karena bersandar di Karimunjawa.

Sejumlah pegiat lingkungan di kawasan kepulauan Karimunjawa pun geram. Beberapa waktu terakhir, ada empat kapal tongkang yang menabrak karang. “Kejadian yang berulang dan sudah ada empat kejadian lagi,” kata Deputi Indonesia Coralreef Action Network (I-Can), Amiruddin, saat beraudiensi dengan Komisi B DPRD Jateng, kemarin.

Dari kejadian itu, luasan terumbu karang yang rusak pun bertambah. Saat Februari lalu kerusakan sekitar seluas 1.660 meter persegi. “Luasan yang rusak juga tambah. Sebab mereka parkir (menyandarkan kapal tongkang) nggak pernah memerhatikan arah angin, dan di sana pun juga bukan tempatnya bersandar kapal,” paparnya.

Menurut Amiruddin, alasan kapal-kapal tongkang tersebut bersandar untuk menghindari cuaca buruk, hal itu hanyalah dalih. Karena saat ini yang notabene cuaca cenderung baik pun tetap bersandar. “Soal cuaca itu dalih saja, kan sudah delapan kali,” ujarnya.

Menurutnya, tragedi ini sangat ironi. Mengingat kawasan kepulauan Karimunjawa merupakan konservasi terumbu karang dan sebagai destinasi wisata bahari andalan. Namun kenyataannya, saat ini kapal-kapal tongkang justru bersandar lebih masuk ke dalam kawasan kepulauan.

“Mereka sudah masuk lebih dalam ke arah Karimun, padahal di dalamnya banyak terumbu karang. Kita saja yang bawa perahu bawa wisatawan saja, nggak berani masuk area (kawasan terumbu karang) karena takut kena karang. Tapi mereka langsung masuk saja sembarangan nabrak,” ungkapnya.

Saat ini, warga setempat sedang menahan amarah terkait perusakan alam itu. Dia berharap, pihak terkait segera bertindak cepat agar tidak terjadi konflik horizontal di Karimunjawa.

Di sisi lain, rekomendasi dari kementerian lingkungan hidup yang sebelumnya telah menerjunkan tim untuk datang ke lokasi terumbu karang yang rusak pada Februari lalu, hingga kini belum ada. Selain itu, kata Amiruddin, kasus yang ditangani oleh Polda Jateng dinilai tak ada progresnya.

Ketua Komisi B DPRD Jateng, Chamim Irfani mengatakan dari hasil rapat dengar pendapat dengan sejumlah pihak beberapa waktu lau, masuknya kapal-kapal tongkang di Karimunjawa, difasilitasi oleh dua orang dari swasta yang memandu berlabuh ke dermaga. “Dua orang pemandu itu memfasilitasi mengikat kapal di dermaga, itu penyebab kerusakannya. Padahal itu dilarang,” tegasnya. (amh/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Binaragawan Terbaik Indonesia Tampil

SEMARANG – Semarang menjadi tuan rumah kejuaraan binaraga terakbar di Indonesia, takni Mr. Indonesia seri I, 10-11 Februari mendatang. Semua binaragawan terbaik di Indonesia,...

10 Tahun Hidup Dipasung Warga

BREBES-Sedih dan sungguh memprihatinkan. Dawud, 35, warga Desa Bulakelor, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes tak bisa merasakan nikmatnya hidup normal. Setelah diduga mengalami gangguan jiwa,...

PCNU Karawang Belajar ke PCNU Demak

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Karawang, Jawa Barat melakukan studi banding ke PCNU Demak. Rombongan yang menggunakan 3 bus...

Ratusan Pelajar Siap Bersaing di Ganesha Cup

SEMARANG - Ratusan pelajar SMA/SMK siap bersaing menjadi yang terbaik dalam ajang olahraga Ganesa Cup 2017. Kegiatan akan diselenggarakan hingga 1 Oktober mendatang di...

Tim Unggulan Belum Terbendung

MAGELANG – Tim bulutangkis yang masuk unggulan tidak kesulitan untuk melalui babak penyisihan Djarum Foundation Kejuaraan Bulutangkis Beregu Antar SD/MI se-Kodya Magelang, yang berlangsung...

2.000 Siswa Rebutkan Beasiswa President University

SEMARANG - Sedikitnya 2.000 siswa SMA/SMK dan sederajat antusias mengikuti tryout masuk President University yang digelar Jababeka Scholarship di GOR Sahabat Semarang, Minggu (22/1)...