SIAPKAN PEMBONGKARAN: Jembatan Wonokerto siap dibongkar. Namun pembongkaran diprediksi menimbulkan kemacetan lalulintas pantura (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG).
SIAPKAN PEMBONGKARAN: Jembatan Wonokerto siap dibongkar. Namun pembongkaran diprediksi menimbulkan kemacetan lalulintas pantura (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG).

DEMAK – Jembatan Pantura Wonokerto Karangtengah Demak mulai pekan depan akan dibongkar. Pembongkaran dilakukan sebagai upaya perbaikan jembatan yang diketahui sudah rusak dan membahayakan.

Dampak pembongkaran dan perbaikan jembatan dipastikan berpotensi memacetkan arus lalu lintas Surabaya-Jakarta. Diperkirakan potensi jalan terganggu selama 1,5 bulan kedepan. Sebab, proyek perbaikan jembatan ditargetkan selesai pada akhir Oktober nanti.

Demikian mengemuka dalam rakor antara jajaran Satlantas Polres Demak bersama pihak Bina Marga, pelaksana proyek dan instansi terkait. Kapolres Demak AKBP Sonny Irawan mengatakan, untuk meminimalisir kemacetan lalu lintas, pihak pelaksana proyek agar segera memasang papan peringatan dan aturan ber-lalu lintas diarea jembatan tersebut.

Selain itu, pihak Satlantas bersama Dinas Perhubungan juga secepatnya mensosialisasikan jalan alternatif untuk mengalihkan sebagian kendaraan kecil. “Segera pasang papan dan rambu rambu supaya pengendara dapat mengetahui sedini mungkin,” katanya.

Kasatlantas Polres Demak, AKP Christian menambahkan, untuk menghindari kemacetan pihaknya mengimbau supaya pengendara menggunakan jalur alternatif. Seperti jalan Buyaran-Guntur-Karangawen. Sedangkan, untuk kendaraan berat dapat melalui jalan raya Grobogan-Semarang. “Karena jembatan dibongkar, maka akan diterakan sistem contraflow,” ujarnya.

Agung Setiawan dari PT Semarang Multicon mengatakan, pembangunan jembatan diperkirakan selesai minggu ketiga bulan Oktober. “Ini hanya mengganti plat jembatan yang sudah retak dan membahayakan. Untuk kerangka dan baja masih dipakai. Setelah plat beton jembatan diganti akan dilanjutkan dengan pengaspalan. Waktu yang dibutuhkan sekitar 1.5 bulan saja,” ujar dia.

Benny selaku PPK mengatakan, anggaran perbaikan atau rehab jembatan Wonokerto dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU)  mencapai Rp 5 miliar dari APBN. Sedangkan, total anggaran lainnya mencapai Rp 10 miliar. (hib/bas)