Daftar Pemilih Jangan Sampai Luput Lagi

287
Sriyanto Saputro. (Istimewa)

SEMARANG – Kalangan DPRD Jateng ingin memastikan seluruh warga yang punya hak pilih di Pilgub dan Pilkada 2018 mendatang, masuk dalam daftar pemilih. Sebab, pada Pilkada 7 daerah di Pilkada 2017 lalu, masih ada warga yang tidak bisa memberikan hak pilih karena tidak masuk dalam dafrar pemilih.

Anggota Komisi A DPRD Jateng, Sriyanto Saputro mendorong pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng untuk intensif berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) di tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota. Utamanya terkait data perekaman KTP Elektronik (E-KTP). “Data pemilih Pilgub Jateng 2018 itu sangat urgent, sebab dulu juga banyak masyarakat yang mestinya memiliki hak pilih tapi tidak terdaftar,” terangnya.

Dijelaskan, basis daftar pemilih adalah data kependudukan yang dikeluarkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Data tersebut akan dikeluarkan pada semester kedua tahun ini, nantinya diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh KPU.

Meski begitu, sebelum data dikeluarkan oleh Kemendagri, Disdukcapil di tingkat kabupaten dan kota diharapkan memanfaatkan sisa waktu tahun ini untuk menyisir warganya yang belum melakukan perekaman eKTP. “Nanti penduduk yang memiliki hak pilih adalah yang sudah punya E-KTP,” ucapnya.

Dia mengakui, masih ada persoalan mengenai pengadaan blangko E-KTP. Tapi itu bukan kendala karena data pemilih adalah warga yang sudah pernah melakukan perekaman E-KTP, bukan yang sudah kebagian blangko eKTP. Sehingga, yang perlu dimaksimalkan yaitu mengejar warga yang belum melakukan perekaman. “Jangan sampai tidak bisa memilih karena belum perekaman. Harus jemput bola,” ujarnya.

Dari hasil pantauan yang pihaknya lakukan di kabupaten dan kota di Jateng, rata-rata warga yang melakukan perekaman sudah mencapai lebih dari 90 persen. Bahkan ada pula daerah yang menyisakan sekitar 3,5 persen.

Sementara itu, Ketua KPU Jateng, Joko Purnomo mengatakan, sebagai upaya memaksimalkan data pemilih untuk pelaksanaan Pilgub Jateng 2018, KPU Provinsi Jateng, akan melakukan terobosan dengan target pengecekan daftar pemilih hingga tingkat RT dan kepala keluarga (KK). Pada proses pemutakhiran data dan daftar pemilih, KPU akan memrogramkan ‘uji publik daftar pemilih sementara (DPS)’ untuk memperbaiki proses pengumuman DPS. “Soalnya selama ini kurang mendapatkan tanggapan dari masyarakat. Dengan uji publik, diharap tiap KK mengecek langsung anggota keluarganya di DPS,” tuturnya. Program ini, dilakukan di tiap TPS yakni sejumlah 64.171 TPS se Jateng.

Joko menambahkan, KPU juga menyiapkan aplikasi khusus berbasis android. Aplikasi yang nantinya disebut ‘SiGUB Jateng’ itu berisi informasi seputar Pilgub Jateng, yakni informasi tahapan, program dan jadwal, anggaran, agenda, persyaratan calon, pasangan calon, inspirasi buat masyarakat, harapan masyarakat, dan lainnya. (amh/zal)