TUTUP: Deretan kios di Blok F Pasar Johar Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) ini memilih menutup kiosnya karena sepi pembeli (REYUNI ADELINA BARUS/JAWA POS RADAR SEMARANG).
TUTUP: Deretan kios di Blok F Pasar Johar Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) ini memilih menutup kiosnya karena sepi pembeli (REYUNI ADELINA BARUS/JAWA POS RADAR SEMARANG).

SEMARANG- Derita para pedagang Pasar Johar yang menempati tempat relokasi Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) tak pernah habis. Mereka masih mengeluhkan sepi pembeli. Tak heran, jika akhirnya banyak pedagang yang memilih tutup, dan pindah ke tempat lain.

Di MAJT blok F, misalnya. Sekitar 70 persen kios di blok ini sudah dibuka, meskipun ada beberapa kios yang masih belum ditempati oleh pemiliknya. Sebagian besar kios yang belum ditempati ada di blok F11 hingga blok F18.

“Ini sebenarnya masih belum pindah semua, Mbak. Karena toh beberapa pedagang yang mau pindah, tempatnya di sini ada yang belum siap,” ungkap Ny Darmo, pedagang bakso Surabaya di blok F5.

Menurutnya, selain faktor tempat yang belum siap, ada juga pedagang yang memang memilih untuk bertahan di Pasar Kanjengan, karena pendapatan di sana lebih besar.

Ya, di sana lebih rame, Mbak. Makanya ndak mau pindah sini. Jelaslah, wong di sini pasarnya juga sepi pembeli,” keluhnya.

Ny Darmo bahkan mengungkapkan, meskipun sudah mendapatkan kios yang layak, tidak lantas membuat jumlah pembeli berjubel. Yang dirasakan, setiap hari sepi pembeli.

“Kalau boleh dibilang, sejak pindah ke sini, pendapatan turun sampai 50 persen,” ujar Ny Darmo yang pindah ke Johar MAJT sejak awal 2016.

Selain itu, beberapa pedagang juga mengeluhkan masalah pemilihan tempat relokasi yang terbilang jauh dari pusat kota. Hal ini yang juga menjadi salah satu sebab, mengapa pasar sepi pengunjung.

“Kalau di sini jauh sih. Orang yang beli pasti jadi males. Apalagi yang nggak bisa naik motor, pasti transportasinya juga susah. Kalau dulu kan enak dekat kota, orang dari mana-mana aksesnya mudah gitu,” ujar Sriatun, pedagang bumbu dapur di blok F9. (mg43/mg44/aro)