GEMAR GOWES: Umar Kusumah bersama keluarganya (Ahmad Zainudin/Jawa Pos Radar Kedu).
GEMAR GOWES: Umar Kusumah bersama keluarganya (Ahmad Zainudin/Jawa Pos Radar Kedu).

WONOSOBO—Menteri Pemuda dan Olahraga RI Imam Nachrawi saat berkunjung ke Wonosobo beberapa waktu lalu, sempat mengungkapkan keinginannya agar ada kegiatan balap sepeda di Dieng. Dalam bayangannya, kegiatan semacam Tour de Dieng bisa melewati tempat-tempat yang indah di Dieng.

Ketua Ikatan Sepeda Seluruh Indonesia (ISSI) Wonosobo Umar Kusumah menyebutkan, kondisi geografis Wonosobo yang berbukit kerap menyurutkan nyali masyarakat untuk mencoba bersepeda. Namun demikian, menurutnya, medan yang sulit ini bukanlah hambatan bagi pesepeda yang memiliki semangat kuat. Medan yang terjalnya seperti di Dieng bukan medan yang sulit bagi pesepeda terlatih. Tentu ketika dilalui dengan jenis sepeda yang tepat pula.

Apalagi bila ditempuh oleh atlet sepeda yang sudah terlatih, jalur menanjak menuju Doeng tentu mudah ditaklukkan. “Kalau atlet nggak masalah. Yang jadi pertanyaan, Pemkab mau tidak menyambut ujaran (perkataan, red) Pak Menteri itu, artinya serius mau mewujudkan apa tidak,” katanya.

Selain masalah Tour de Dieng, ia membeber ragam manfaat yang bisa didapat dengan olahraga sepeda. Dengan bersepeda rutin, ketahanan tubuh seseorang akan semakin baik. Selain itu koordinasi otot kaki, jantung dan paru akan semakin baik pula. Bahkan, ia menyaksikan sendiri manfaat bersepeda.

Untuk warga yang ingin serius berolahraga sepeda di medan terjal, ia memberi saran agar membeli sepeda jenis Mountain Bike (MTB). Cirinya ban besar, stang datar. Nah untuk yang berada di tempat datar dan aspal ia menyarankan untuk membeli sepeda jenis root (balap). Cirinya stang melengkung dengan ban kecil.

“Adapun harganya variatif. Ada yang murah sampai yang ratusan juta juga ada,” katanya.

Di Wonosobo, saat ini telah banyak berdiri komunitas sepeda. Terutama di kota dan perumahan. Jumlah komunitasnya saat ini sudah ada 20-an. “Silakan bergabung saja. Tidak perlu khawatir sepedanya harus apa, tinggal ikut, wong kita niatnya olahraga,” jelasnya. (cr2/ton)