TERIMA MAHASISWA ASING : Rektor Unnes Prof Fathur Rokhman (kiri) saat menerima salah satu mahasiwa asing dari VIA University College Denmark (IST).
TERIMA MAHASISWA ASING : Rektor Unnes Prof Fathur Rokhman (kiri) saat menerima salah satu mahasiwa asing dari VIA University College Denmark (IST).

SEMARANG – Kunjungan mahasiswa asing di Universitas Negeri Semarang (UNNES), mengalami peningkatan sekitar 20 persen dari tahun lalu, hal tersebut dikarenakan banyaknya program  belajar dan pertukaran pelajar yang digelar oleh pihak kampus.

Kepala International Office UNNES Intan Permata Hapsari, mengatakan, salah satu faktor meningkatnya kunjungan mahasiwa asing adalah Joint Summer PKKUI dari VIA University College Denmark, Darmasiswa RI 2017/2018, dan penerimaan mahasiswa PPL Antarbangsa dari UPSI Malaysia.

“Dari tahun ke tahun terus mengalami kenaikkan 20 persen atau sampai saat ini 70 orang dengan target 50 mahasiswa dari Kementrian Pendidikan (kemendikbud) untuk Unnes,” katanya usai pembukaan Joint Summer PKKUI dari VIA University College Denmark. Selasa (5/9) siang.

Intan menjelaskan, tahun ini Joint Summer diikuti tiga mahasiswa dari VIA University College Denmark yang mengikuti berbagai kegiatan di lima fakultas di UNNES, mulai 28 Agustus-20 Oktober 2017. Rencananya para mahasiswa asing ini akan dikenalkan budaya lokal seperti pencak silat, tari tradisional dan lainnya.

“Sementara Untuk Darmasiswa 2017/2018, , diikuti lima mahasiswa dari Slovakia, Polandia, dan Filipina yang akan mendapatkan scholarship dari Kemendikbud untuk belajar bahasa dan budaya Indonesia,” jelasnya.

Staf Ahli Rektor Unnes Bidang Kerja Sama dan Internasionalisasi, Dr Ratna Dewi Kusumaningtyas menyebutkan semakin tahun memang semakin banyak mahasiswa asing dari berbagai negara yang belajar di Unnes. Khusus tahun ini  sampai September ini sudah ada 70-80 mahasiswa dan diprediksi akan terus bertambah hingga akhri tahun. “Kegiatan yang dilakukan selain budaya dan bahasa juga terkait sains dan teknologi, seperti pembuatan kriya tulang daun dan biodiesel dari biji karet,” bebernya.

Sementara itu, Rektor Unnes Prof Fathur Rokhman mengatakan, tahun depan UNNES punya misi reputasi menuju internasionalisasi. Tujuannya adalah menjadi universitas kelas dunia, dan menjadi destinasi studi mahasiswa asing. (den/zal)