Proyek Sirkuit Mijen Baru 10 Persen

475
LOLOS DARI TARGET: Proyek Sport Center atau Sirkuit Mijen yang pembangunannya baru mencapai 10 persen (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG).
LOLOS DARI TARGET: Proyek Sport Center atau Sirkuit Mijen yang pembangunannya baru mencapai 10 persen (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG).

SEMARANG –Progres proyek Sport Center Mijen melenceng dari target. Jika dipersentase pembangunan sirkuit Mijen tersebut masih 10 persen, dari target yang dicanangkan 15 persen.

“Tadi menurut kontraktornya masih 10 persen, padahal targetnya 15 persen, kami monitoring terus. Karena masih tertinggal 5 persen,” ujar Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat melakukan peninjauan di lokasi proyek Sport Center, kemarin (5/9).

Karena masih kurang dari target yang dicanangkan, Hendi –sapaan akrabnya–pun meminta pihak kontraktor untuk mempercepat pembangunan dengan menambah alat berat, karena proyek tersebut masih ada kelanjutannya di tahun depan.  “Kami meminta minggu depan kontraktor menambah jumlah alat beratnya,” katanya geram.

Anggaran untuk proyek Sport Center Mijen, lanjut Hendi, sebesar Rp 135 miliar dengan 2 tahun penganggaran. Untuk tahun ini sebesar Rp 50 miliar, dan sisanya akan diselesaikan pada 2018. “Untuk tahun ini, pengerjaannya cut and fill, pengaspalan untuk dijadikan sirkuit dan beberapa lokasi parkir,” katanya.

Pelaksana proyek sirkuit Mijen PT Mina Prima Abadi, Nur Ashadi, mengakui, jika pengerjaan proyek tersebut masih tidak sesuai dengan target yang ditentukan. Kendalanya adalah pada jumlah alat berat.

Ia menerangkan, pada 2017 ini, proyek pekerjaannya adalah pembuatan tribun besar dan kecil. “Ditambah pembuatan talud sirkuit dengan panjang 2,7 km. Luas total Sport Center Mijen 5,1 hektare,” bebernya

Sementara itu, pelaksanaan proyek gelanggang olahraga (GOR) Tri Lomba Juang (TLJ) Semarang, sesuai dengan target yang diharapkan. Hal tersebut terlihat saat Hendi melakukan monitoring yang dilakukan Senin (5/9) pagi.

Hendi mengatakan, kontraktor pembangunan GOR TLJ sudah bekerja sesuai target, dan saat ini masih dalam tahap pembangunan lintasan atletik bertaraf internasional. “Dari laporan deviasi pengerjaan proyek tersebut positif, yakni mencapai sebesar 20 persen. Targetnya, awal November pengerjaan sudah rampung,” katanya.

Ia menuturkan, jika lintasan atletik yang sedang diselesaikan berupa lintasan sintetis, sebelumnya TLJ memiliki 6 lintasan, kini akan ditambah menjadi 8 lintasan,  karena menyesuaikan dengan standar internasional. “Optimistis kalau proyek ini akan rampung, dan bahan lintasan yang harus import juga sudah dipesan.  Dalam waktu tidak lama lagi akan datang,” ujarnya.

Hendi menerangkan, ke depan, TLJ  juga akan dilengkapi dengan skate park  untuk sepeda BMX,  skate board,  dan lapangan basket. Arena skate park tersebut,  jika sesuai target akan diresmikan pada Sumpah Pemuda pada 28 Oktober mendatang. (den/aro)