33 C
Semarang
Rabu, 23 September 2020

Penyiar Radio, TV dan MC

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

BERBICARA di depan umum, di hadapan kamera, dan mikrofon studio sudah menjadi hal biasa bagi Septiana Devi Permatasari. Gadis yang akrab disapa Devi ini bahkan sudah menekuni karir sebagai penyiar radio, news anchor, dan master of ceremony (MC) sejak 2014 lalu.

Awalnya, ia tergabung dalam salah satu program siaran untuk pelajar SMA di RRI Pro 2 Semarang saat masih duduk di bangku kelas XI SMA. Sejak saat itu, ia menemukan passion-nya di bidang broadcasting dan bertekad untuk menekuninya lebih lanjut.

“Setelah lulus SMA dan masuk kuliah, aku langsung daftar jadi penyiar tetap di RRI Pro 2 Semarang. Nah, baru mulai nyobain nge-MC sama news anchor waktu udah jadi penyiar radio,” tutur mahasiswi jurusan Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Diponegoro (Undip) ini.

Ia mengaku kesukaannya berbicara sejak kecil yang membuatnya bisa sangat menikmati karir yang ditekuninya sekarang. Devi merasa tidak terbebani dengan padatnya jam kerja, meski harus bijak membagi waktu dengan kuliah.

“Tantangannya justru menghadapi kebosanan sebenarnya. Kadang jadwal bisa terasa monoton karena rutinitasnya ya gitu-gitu aja, pagi siaran di radio, siang liputan untuk TV, malamnya ada job MC, belum kalau ada kelas di tengah-tengah itu,” katanya sambil tertawa ringan.

Dalam jangka waktu tiga tahun, keberhasilannya mengembangkan karir di tiga bidang sekaligus, diakuinya, membutuhkan perjuangan yang keras. Salah satu cara yang membuatnya tetap konsisten untuk berjuang adalah dengan membuat goals atau target yang harus dipenuhi setiap tahunnya. Tak heran, setiap pergantian tahun, Devi selalu menuliskan target-target baru yang harus dicapainya.

“Target terakhir yang harus dicapai untuk saat ini adalah menjadi news anchor di stasiun televisi nasional,” ucapnya optimistis. (mg43/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

6 Kecamatan Kabupaten Masuk Zonasi Kota

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Sebanyak enam kecamatan di Kabupaten Magelang dipastikan masuk dalam pembagian zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMAN Kota Magelang 2018. Enam...

Pembicaraan Tragedi 65, Sarat Politik

MAGELANG - Tokoh Gusdurian, Alissa Wahid menilai saat ini ketika membicarakan tragedi 65 (kasus G30S/PKI) di Indonesia sarat dengan sentimen politik. Pasalnya, pembahasan tentang...

7 Korban Terima Bantuan

MAGELANG – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Magelang menyerahkan bantuan kepada para korban bencana alam tanah longsor di 5 titik kejadian. Masing-masing korban menerima bantuan...

Akan Bangun RSUD Kraton 7 Lantai

RADARSEMARANG.COM, KAJEN - Lantaran gedung RSUD Kraton tidak mampu lagi menampung pasien secara maksimal, Pemkab Pekalongan berencana membangun gedung baru RSUD Kraton dengan tujuh...

Uji Kelayakan Tol Semarang-Solo Molor Lagi

UNGARAN–Uji kelayakan tol Semarang-Solo ruas Bawen–Salatiga kembali molor. Sebelumnya, dijadwalkan Mei, namun karena hingga saat ini masih proses penyelesaian konstruksi, sehingga uji kelayakan mundur...

Atasi Gangguan Listrik dengan Remote

SEMARANG -  PT PLN (Persero) Area Pengatur Distribusi Jateng - DIY , melakukan Kegiatan pemeriksaan kondisi peralatan, kehandalan peralatan SCADA (Supervisory Control Data And...