MENGUJI: Instruktur sedang menguji para pelajar SMP/MTs se-Kota Magelang yang mengikuti tes pemanduan bakat olahraga (AGUS HADIANTO/JAWA POS RADAR KEDU).
MENGUJI: Instruktur sedang menguji para pelajar SMP/MTs se-Kota Magelang yang mengikuti tes pemanduan bakat olahraga (AGUS HADIANTO/JAWA POS RADAR KEDU).

MAGELANG–Sebanyak 400 pelajar SMP/MTs se-Kota Magelang, Selasa (5/9) kemarin, mengikuti tes pemanduan bakat olahraga. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) di SMKN 1 Kota Magelang. Tes bertepatan dengan momen puncak peringatan Haornas di Magelang.

Kabid Pengembangan dan Pemanduan Bakat Olahraga Kemenpora, Muh Azis Ariyanto mengatakan, tes berlangsung selama dua hari sampai Rabu (6/9). Terbagi dua gelombang, putra maupun putri. Para pelajar tersebut, menurut Azis, berusia 12-14 tahun. Mereka berasal dari SMP/MTs se-Kota Magelang, baik negeri maupun swasta. “Kita gandeng instruktur dari guru-guru SMP bidang olahraga di Kota Magelang. Mereka mengarahkan peserta untuk menjalani tes dari satu item ke item lainnya.”

Tes pemanduan bakat meliputi beberapa kegiatan. Yakni, pengukuran tinggi badan, rentang tangan, loncat, lempar bola basket, lempar bola tenis dengan sasaran, dan tes kecepatan lari. Tes pemanduan bakat olahraga, baru pertama kali diadakan di Kota Magelang. Tahun ini, ada delapan kota/kabupaten yang menjadi tempat tes.

“Kami butuh data calon-calon atlet potensial dari daerah. Khususnya yang nonprestasi. Sebab ada banyak seusia mereka sudah berprestasi di berbagai cabang olahraga. Khusus untuk tes ini, anak-anak yang belum memiliki prestasi, tapi potensial.” Kabid Olahraga Disporapar Kota Magelang, Catur Adi Subagio. mengaku bersyukur karena Kemenpora melakukan tes pemanduan bakat olahraga di Kota Magelang. Catur mengatakan, pihaknya akan menunggu hasil tes berupa rekomendasi dari Kemenpora. (cr3/isk)