LAUNCHING PROGRAM : Pemkab Kendal bersama Jawa Pos Radar Semarang melakukan launching Program Sekolah Berprestasi Menuju Kendal Permata Pantura di Pendopo Kabupaten Kendal, Senin (4/9) kemarin (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG).
LAUNCHING PROGRAM : Pemkab Kendal bersama Jawa Pos Radar Semarang melakukan launching Program Sekolah Berprestasi Menuju Kendal Permata Pantura di Pendopo Kabupaten Kendal, Senin (4/9) kemarin (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG).

PASCA launching kompetisi Sekolah Berprestasi Menuju Kendal Permata Pantura 2017 yang digagas Jawa Pos Radar Semarang dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal, Senin (4/9) kemarin, sejumlah Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan di Kabupaten Kendal mendorong sekolah untuk turut berpartisipasi dalam ajang tersebut.

Kepala UPTD Pendidikan Kecamaram Rowosari Kendal, Sumadyo mengatakan bahwa dirinya siap mendorong 37 SD dan MI yang ada di wilayahnya untuk mengikuti ajang tersebut. Dengan adanya kompetisi tersebut mengajarkan anak didik dan guru untuk berproses menjadi yang terbaik.

“Sekolah yang ikut akan menjadi wakil tingkat kecamatan. Jadi kami medorong semua sekolah ikut. Sebab, dengan mengajarkan kompetisi sejak usia dini, harapannya setelah dewasa mereka terbiasa bersaing secara sehat di bidang akademik,” ucapnya.

Di wilayah Kecamatan Rowosari, lanjut dia, menargetkan satu sekolah yang menang kategori Sekolah Bersih dan Sehat. Belum lama ini, pihak kecamatan mengadakan event sekolah bersih dengan point penilaiannya tak jauh beda dengan kategori yang dilombakan. “Andalan kami adalah SD Rowosari 1 untuk sekolah bersih dan sehat, SD tersebut punya UKS yang mandiri dan kebersihan, proses pengolahannya sampahnya juga bagus. Belum lama ini SD tersebut menang di tingkat kecamatan,” tambahnya.

Sedangkan Kepala UPTD Kecamatan Cepiring, Darsiyanto sangat mendukung kompetisi tersebut. Sebanyak 30 sekolah di wilayahnya dipastikan ikut dalam ajang bergengsi ini. “Nanti kami pilah lagi. Yang jelas, kami enggan cuma jadi penonton,” tegasnya.

Sementara Kepala SD N 2 Kedungsuren, Kaliwungu Selatan, Dwi Jatmiko mengatakan jika pihak sekolah mengandalkan kategori sekolah berprestasi bidang olaharaga. Pasalnya belum lama ini, siswanya menjadi juara 2 dalam ajang pencak silat tingkat Kabupaten Kendal. “Andalan kami di bidang olahraga, namum kami sadar saingan kami cukup banyak. Insyaallah semua kategori akan coba ikuti,” tambahnya.

Sama halnya dengan Sugito, Kepala SD N 2 Karang Anom Weleri. Pihaknya mengandalkan bidang olahraga yakni bulu tangkis. Apalagi beberapa siswanya memiliki prestasi mentereng di tingkat Popda. “Kami terpacu untuk meningkatkan masa depan siswa, salain di bidang akademik dan non akademik,” ucapnya.

Lain halnya dengan Guru SD N 2 Pandes, Kecamatan Cepiring , Urifah yang lebih memilih kesenian rebana sebagai andalan. Ia mengaku jika siswanya punya kemampuan tersendiri untuk memainkan alat musik rebana. (den/ida)