33 C
Semarang
Jumat, 29 Mei 2020

DPR RI Akan Turun ke Kebonharjo

Another

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

SEMARANG-Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah memastikan akan mengajak unsur pimpinan dan anggota DPR RI untuk turun ke Kebonharjo, Tanjung Mas, Semarang Utara. Hal ini terkait polemik pembongkaran rumah dan bangunan warga setempat yang akan dibangun rel kereta api dari Stasiun Tawang menuju Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang.

Warga Kebonharjo mengadukan ketidakadilan tersebut kepada Fahri Hamzah di Banaran Resto, Kabupaten Semarang, Sabtu (2/9). Pertemuan warga dengan Fahri itu tanpa disengaja. Saat itu, wakil rakyat dari PKS ini usai menghadiri undangan acara pernikahan kader PKS di Kabupaten Demak.

“Tidak ada masalah yang tak bisa diselesaikan. Terhadap rumah warga yang digusur dan dibongkar, padahal mereka sudah menempatinya lama dan membayar pajak. Jadi, negara harus bisa memfasilitasi kelanjutan hidup mereka,” kata Fahri Hamzah dalam pertemuan itu.

Menurutnya, masalah Kebonharjo ini bisa diselesaikan dengan pembayaran ganti untung secara layak. Ia menyampaikan, jika persoalannya lahan untuk proyek pemerintahan, maka warganya juga bisa dibangunkan semacam apartemen. Maka nantinya warga bisa merelakan lahannya untuk proyek, sebaliknya mereka juga diberikan solusi menempati apartemen setelah rumahnya dibongkar.

Fahri merasa prihatin dengan masalah Kebonharjo, apalagi saat pembongkaran bangunan ada yang sampai meninggal dunia dan dilakukan saat ada ujian nasional (unas) di SD setempat. Pihaknya juga heran karena sertifikat hak milik (SHM) warga Kebonharjo bisa dibatalkan dalam persidangan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang. Apalagi warga Kebonharjo itu telah membayar pajak rutin setiap tahunnya.

“Kalau ada bukti pembayaran pajak di kantor pajak, sebenarnya (gugatan, Red) lain akan gugur. Kalau warga (Kebonharjo) sendiri dikalahkan, lha terus pajak yang dibayarkan selama ini lari kemana,” tandasnya.

Sebelumnya, Sekjen Kementerian Perhubungan, Soegihardjo, mengatakan, pembebasan lahan tanah Kebonharjo masih menjadi kendala dalam proyek rel kereta api Stasiun Tawang ke Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

“Karena itu, perlu ada pendekatan ke masyarakat, sehingga masyarakat bisa menyadari program pemerintah ini untuk kepentingan nasional,”ujarnya.

Kuasa hukum warga Kebonharjo, Dio Hermansyah, mengaku kalau kliennya sudah tinggal lama di Kebonharjo. Dari data yang dimilikinya, warga ada yang menempati tanah itu selama 40 tahun.

Ia juga menyebuktan, warga keberatan atas ganti rugi hanya Rp 250 ribu per meter. Ia menilai, masalah Kebonharjo ini syarat permainan, karena ada warga yang memiliki SHM dan terkena proyek akan ditambah ganti ruginya dengan uang Rp 15 juta. Atas permasalahan tersebut, ia juga mengaku telah mengadukannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Surat ke KPK sudah kami kirim pekan lalu, beberapa dokumen dilampirkan, termasuk rekaman pertemuan warga dan oknum pejabat negara. Kami menduga penyelesaian masalah di Kebonharjo syarat permainan,”ungkapnya. (jks/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

More Articles Like This

Must Read

Literasi Digital, Alternatif Pembelajaran Masa Depan

ERA sekarang dan akan datang, dunia pendidikan dihadapkan pada tantangan berat, yakni globalisasi. Globalisasi adalah revolusi dunia yang hampir menyentuh seluruh sendi kehidupan, bahkan...

Permintaan LED TV Meningkat Disusul AC dan Mesin Cuci

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Menjelang tahun baru 2018, penjualan elektronik mengalami peningkatan cukup signifikan. Permintaan TV LED tetap mendominasi pasar, disusul AC, mesin cuci, serta...

Diramaikan Lebih dari 400 Atlet Bulu Tangkis

MAGELANG-Lebih dari 400 atlet bulu tangkis dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (31/3) siang nanti bakal tampil meramaikan...

Target Mei Diresmikan

RADARSEMARANG.COM - Sejumlah pekerja sedang memasang atap panggung teater Taman Indonesia Kaya di Taman Menteri Supeno, Semarang, Senin (12/3). Taman Indonesia Kaya akan menjadi...

Bupati Dorong Pengembangan EBT

DEMAK-Bupati Demak, M Natsir mengaku apresiatif dan antusias dengan perkembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) di Kabupaten Demak. Terkait beroperasinya 9 titik reaktor biogas yang...