Butuh Komitmen Berhenti Merokok

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

SEMARANG – Banyaknya masyarakat yang masih mengkonsumsi rokok menjadi perhatian serius Pemprov Jateng. Sebab, sudah banyak kasus jika asap rokok bisa memicu berbagai penyakit.

Meski sudah banyak yang mengetahui bahaya rokok, ternyata masih banyak yang mengkonsumsinya. Untuk itu Pemprov terus melakukan kampanye hidup sehat dan mensosialiasikan bahaya rokok bagi masyarakat. “Kalau pengetahuan, semua sudah tahu bahaya rokok. Tapi tetap saja banyak yang tetap mengkonsumsinya,” kata Kepala Dinas Kesehatan Jateng, Yulianto Prabowo.

Ia menambahkan, semua yang merokok sebagian besar mengetahui bahaya ketika mengkonsumsinya. Tetapi, hanya sebagian kecil yang bisa benar-benar berhenti untuk tidak merokok. Artinya, untuk berhenti tidak hanya sebatas mengetahui bahaya besar yang mengancam ketika terus menerus merokok. “Dibutuhkan kesadaran dan komitmem kuat, agar keinginan untuk berhenti merokok benar-benar bisa terealisasi,” ujarnya.

Masyarakat diimbau untuk belajar hidup sehat. Karena ketika sudah jatuh sakit, biaya untuk berobat akan lebih mahal. Untuk itu, sedari awal harus ada upaya pencegahan dan antisipasi agar kondisi tubuh tidak mudah terserang berbagai penyakit. “Harus memulai dari lingkungan keluarga agar bisa menuju Jateng Sehat,” tambahnya.

Anggota Komisi E DPRD Jateng, Muh Zen Adv mengaku prihatin dengan banyaknya anak-anak muda yang mengkonsumsi rokok. Ia meminta agar Pemprov bisa terus mensosialisasikan masyarakat hidup sehat. Bahaya asap rokok jelas terbukti sangat berbahaya, apalagi bagi anak-anak kecil. “Harus ada edukasi dan itu membutuhkan waktu yang tidak singkat,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemprov harus berkomitmen untuk mewujudkan Jateng Sehat. Salah satunya dengan menambah dan memaksimalkan anggaran kesehatan. Terutama di daerah-daerah pelosok yang aksesnya masih sulit harus mendapat perhatian serius. “Semua memiliki hak sama untuk hidup sehat. Harus ada komitmen dan koordinasi sampai tingkat desa. Agar masyarakat bisa hidup sehat,” tambahnya. (fth/ric)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -