Orgasme Sulit Akibat Obesitas

289

Dokter Andi, saya mengalami kesulitan orgasme dan sulit mencapai puncak. Padahal masih usia 32 tahun. Suami sering komplain. Apakah ini akibat saya kegemukan dan obesitas? Apakah bisa diterapi dan disembuhkan? Terima kasih dok.

Jawab dr Andi:

Memang ada studi di jurnal kedokteran yang menunjukkan bahwa wanita yang mencapai orgasme saat berhubungan seks dengan pasangan hanya 62,9 persen, sedangkan laki-laki yang mengalami orgasme mencapai 85,1 persen.

Penyebab gangguan orgasme: 1. Kondisi fisik atau medis yang mengganggu fungsi seksual. Kondisi tersebut termasuk penyakit diabetes, jantung dan vaskuler, gangguan saraf, penyakit kronis, penyalahgunaan obat, dan efek samping dari obat-obatan tertentu (salah satunya adalah antidepresan yang dapat mengganggu hasrat dan fungsi seksual).

  1. Kondisi hormonal, seperti penurunan kadar hormon estrogen pada wanita, terutama setelah menopause dan hormon testosteron yang rendah pada pria sehingga mengurangi hasrat melakukan kegiatan seksual.
  2. Faktor psikologi, terutama stres, dapat menyebabkan disfungsi seksual. Selain itu, kecemasan, kekhawatiran berlebihan akan performa seksualnya, masalah dalam hubungan atau pernikahan, depresi, perasaan bersalah, serta efek trauma masa lalu juga dapat berpengaruh.

Sedangkan penyebab obesitas adalah: a. Stres: tubuh akan menjadi tegang dan memproduksi hormon yang bernama kortisol. Hormon ini menjadi penyebab utama meningkatnya nafsu makan sehingga membuat Anda dengan mudah menyantap makanan apa pun untuk menenangkan diri.

  1. b. Kurang tidur: terjadi peningkatan kadar hormon dalam tubuh yang bisa meningkatkan rasa lapar dan nafsu makan. Tidur larut malam membuat Anda berpeluang lebih besar untuk mengonsumsi makanan ringan di malam hari sehingga menambah timbunan kalori di dalam tubuh. Kurang tidur membuat Anda cenderung memilih sembarang makanan seperti goreng-gorengan daripada cemilan sehat seperti buah.
  2. c. Mengkonsumsi obat-obatan tertentu: Antidepresan, kortikosteroid, dan lain-lain.

Agar tetap bisa semangat dalam berhubungan intim, bisa dicari tahu apa yang membuat Anda dan pasangan bergairah dan terangsang. Berikan waktu lebih luang, jangan terlalu buru-buru. Jangan takut untuk memulai dengan semangat yang belum muncul, tapi teruskan berikan rangsangan bagi pasangan.

Bila Anda konsisten, pasti akan terjadi peningkatan rangsangan juga. Ini normal bagi pasangan paruh baya. Tidak selalu mudah dalam mendapat gairah dan rangsangan. Lakukan saja secara berkala, misalnya seminggu 1-3 kali, tergantung dari kesibukan anda. Bila masih bermasalah, mungkin perlu berkonsultasi ke dokter/ seksolog. (www.dokterAndi.com)