33 C
Semarang
Sabtu, 11 Juli 2020

Box Bouquet dan Everlasting Flower Banyak Diminati

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

BUKET bunga masih menjadi pilihan sebagai salah satu media dalam menyampaikan ragam ucapan maupun simbol yang dihadirkan dalam sejumlah acara. Modifikasi pengemasan menjadikan rangkaian bunga terasa lebih spesial dan kekinian.

Pemilik The Lux Roses, Intan Binafsihi Batas Kota Martapura mengungkapkan, bisnis florist hingga saat ini dan ke depan masih memiliki potensi yang cukup besar untuk dikembangkan, mengingat rangkaian bunga menjadi media yang cukup universal sebagai tanda ucapan dalam berbagai momen istimewa.

“Mulai dari buket sebagai ucapan saat ulang tahun, ucapan selamat untuk wisudawan, kado untuk hari jadi, hingga wedding bouquet untuk pernikahan dan sejumlah momen spesial lainnya. Begitu juga dengan peminat dari segmen usia, mulai remaja hingga dewasa,” ujar Intan saat ditemui Jawa Pos Radar Semarang.

Namun demikian, inovasi harus terus dihadirkan dan tren harus diciptakan. Begitu juga pemilihan bunga, pita, ornamen hingga penataan yang tepat untuk menampilkan rangkain dengan nilai estetika yang tinggi.

Seperti box bouquet dan everlasting flower ala film Beauty and The Beast yang sedang banyak diminati. Beberapa potong mawar merah yang setengah merekah ditata dalam boks kotak hitam berhias pita. Hasilnya, simpel dan elegan.

Beda lagi pada boks berbentuk oval yang penuh dengan rangkaian mawar berwarna emas dan hitam.  Paduannya menjadikan buket tampil lebih glamor. Atau beberapa tangkai mawar pink yang tampak manis dalam kotak kaca transparan. Rainbow roses pun tak ketinggalan sebagai ucapan untuk mereka penyuka antimainstream. Beberapa boks dan bunga-bunga cantik yang siap dirangkai ini tertata apik dalam store bergaya modern klasik desain Hoeca Studio.

“Untuk box bouquet ini beberapa juga ada yang custom, bisa ditambah dengan macaroon disesuaikan dengan warna bunga agar lebih menarik, dililiti uang kertas sampai ada juga yang minta didalamnya ditambah ayam dan kentang goreng. Yang terakhir biasanya untuk surprise saat ulang tahun, tinggal ditambah lilin,” ujar mahasiswi jurusan Sastra Inggris Universitas Diponegoro ini.

Booming film ternyata juga menginspirasi untuk bisnis florist. Sekuntum mawar dalam etalase kaca mungil yang muncul dalam film Beauty and The Beast menjadi pilihan untuk kado romantis. Lebih istimewa karena mawar yang diambil dapat bertahan hingga dua tahun.“Bunganya asli tapi diberi pengawet, sehingga bisa tahan lama. Sampai saat ini, untuk bunga everlasting masih impor dari Jepang, jadi harganya terbilang masih cukup mahal,” ujarnya.

Begitu juga untuk wedding bouquet yang biasanya terdiri dari rangkaian mawar dan baby breath yang harus impor terlebih dahulu. “Bunga yang diambil tergantung permintaan, tapi saya tetap mengutamakan kualitas dan tidak melenceng dari konsep florist yang saya kembangkan,” ujarnya. (dna/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Istri Saya Kemambang di Atas Almari

BANJIR bandang kemarin memang hanya berlangsung sekitar satu jam. Namun efeknya luar biasa bagi warga. Lantaran meninggalkan lumpur di sepanjang jalan yang sejajar dengan...

Dorong UMKM

SEJUMLAH ibu rumah tangga mengikuti workshop Sulam Pita di DP Mall Semarang, kemarin. Komunitas Sulam Pita dan Dinas Koperasi Kota Semarang memberikan pelatihan ini...

Bank Jateng Pinjami Pemkab Sragen Rp 200 M

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG -Bank Jateng menyalurkan pinjaman sebesar Rp 200 miliar mendukung pembangunan infrastruktur di Kabupaten Sragen. Pinjaman tersebut akan diikuti tenor pinjaman selama tiga tahun...

Melatih Kedisiplinan dengan Metode 4-S

PERMASALAHAN pelajar akhir-akhir ini semakin marak. Bahkan permasalahan tersebut terlalu kompleks suntuk diurai oleh guru. Guru menghadapi beragam karakter siswa, sehingga beragam pula permasalahan...

Usung Misi Revans Atas Arema

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Tim PSIS Semarang bakal melakoni laga perdana turnamen pra musim Piala Gubernur Kaltim (PGK) 2018 versus Arema FC yang akan digelar di Stadion...

GTT dan PTT Geruduk DPRD

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Ratusan Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) SD Negeri dan SMP Negeri se-Kabupaten Semarang menggeruduk gedung DPRD Kabupaten...