INCUMBENT : Wakil Bupati Magelang HM Zaenal Arifin mengambil formulir pendaftaran di DPC PKB, kemarin (MUKHTAR LUTFI/Radar Kedu).
INCUMBENT : Wakil Bupati Magelang HM Zaenal Arifin mengambil formulir pendaftaran di DPC PKB, kemarin (MUKHTAR LUTFI/Radar Kedu).

MUNGKID—Wakil Bupati Magelang HM Zaenal Arifin mengambil formulir pendaftaran bakal calon bupati melalui DPC PKB Kabupaten Magelang. Dia berharap PKB yang merupakan salah satu partai terbesar bisa percaya diri mengusung calon bupati.

“Ya meski PKB tidak bisa mencalonkan sendiri, setidaknya PKB harus percaya diri maju dan memiliki calon bupati dari internal,” kata Zaenal usai mengambil formulir di Kantor DPC PKB, kemarin.

Zaenal datang tidak membawa rombongan. Mantan Anggota DPRD Jateng ini langsung diterima oleh Wakil Ketua DPC Abdul Malik IM. “Sebagai seorang kader PKB saya merasa terpanggil untuk mendaftarkan diri sebagai calon bupati,” kata pria yang juga Ketua Baznas Kabupaten Magelang ini.

Untuk diketahui, Zaenal sudah dua periode ini menjadi wakil bupati. Sehingga menurut peraturan, dia tidak bisa lagi menjabat di posisi yang sama. “Saya menilai banyak hal yang harus diperbaiki dan dikembangkan dari potensi Kabupaten Magelang,” katanya.

Hal itu, katanya, hanya bisa dilakukan jika menjabat sebagai Bupati Magelang. “Banyak potensi di Kabupaten Magelang mulai dari pertanian, UMKM dan pariwisata yang belum digarap secara maksimal,” kata dia.

Usai Zaenal memgambil formulir, tak lama kemudian menyusul Edy Cahyono, anggota Dewan Syuro PKB Kabupaten Magelang. Dia mengambil formulir pendaftaran setelah sebelumnya juga memgambil formulir di PDI Perjuangan.

Wakil Ketua DPC PKB Kabupaten Magelang Abdul Malik menyatakan, dengan demikian sudah ada 4 pendaftar di PKB. Semuanya berasal dari internal. Sebelumnya, ada anggota DPRD Kabupaten Magelang Kaswadi dan anggota DPRD Provinsi Jateng Boediono yang mengambil formulir.

Sekretaris DPC PKB Kabupaten Magelang Syukur Ahadi mengatakan, pendaftaran dibuka mulai 29 Agustus hingga 6 September mendatang. Sedangkan pengembalian berkas dimulai 29 Agustus – 9 September mendatang. Pembukaan pendaftaran ini merupakan tindak lanjut dari surat DPP PKB nomor: 23248/DPP-03/VII/2017 tentang instruksi persiapan Pilkada serentak 2018.

PKB hanya memiliki 9 kursi di DPRD Kabupaten Magelang. Jumlah ini tidak mencukupi jika akan mengajukan calon bupati dan wakil bupati sendiri. PKB harus berkoalisi jika hendak mengajukan diri pasangan calon bupati 2018 mendatang.

Kebijakan penjaringan ini sebagai bagian dari instruksi DPP PKB. Pembukaan pendaftaran sebagai salah satu tahapan normatif yang harus dilakukan. Wewenang menentukan koalisi nantinya ada di DPP PKB.

Sebelumnya, tujuh kader PKB juga sempat mendaftarkan diri dan mengikuti proses penjaringan bakal calon bupati dan wakilnya di DPC PDIP Kabupaten Magelang. Di antara mereka, ada yang mendaftarkan diri sebagai bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati. (vie/ton)